Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menyoroti insiden ricuh dalam kegiatan halal bi halal alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumatera Utara yang digelar di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Minggu, 19 April 2026.
Peristiwa yang sempat viral di media sosial itu berujung kericuhan dan menyebabkan seorang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terluka.
Kegiatan tersebut sebelumnya merupakan agenda silaturahmi dan halal bi halal yang difasilitasi pemerintah provinsi.
Baca Juga:
Dalam sambutannya pada acara halal bi halal dan tepung tawar jamaah calon haji di lokasi yang sama, Senin, 20 April 2026, Bobby menilai insiden tersebut menjadi catatan penting bagi Sekretaris Daerah Sumut dalam memberikan izin penggunaan fasilitas pemerintah.
"Saya agak takut pak untuk acara di sini, karena kemarin ada kejadian tidak kondusif sampai terjadi kericuhan," kata Bobby di hadapan jamaah haji.
Ia meminta agar setiap penggunaan aula pemerintah tidak hanya mempertimbangkan aspek administratif, tetapi juga kesiapan panitia dalam menjaga ketertiban acara.
"Pak Sekda tolong lebih selektif. Jangan asal memberikan izin kalau tidak bisa menjaga kondusivitas," ujarnya.
Bobby juga menekankan bahwa kegiatan keagamaan seperti halal bi halal seharusnya menjadi ruang mempererat silaturahmi, bukan justru memicu konflik.
"Halal bi halal itu menyambung silaturahmi dan saling memaafkan, bukan untuk hal yang tidak baik," katanya.
Sebelumnya, sebuah video memperlihatkan kericuhan dalam kegiatan KAMMI Sumut viral di media sosial.
Dalam rekaman itu, tampak sejumlah peserta saling dorong hingga terjadi aksi kekerasan di dalam ruangan.
Insiden tersebut terjadi di Aula Raja Inal Siregar, yang merupakan fasilitas resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.