Ditanya Soal 2.000 SGD Hilang dari Amplop Bupati Kuansing, Raja Juli Cuma Jawab 'Maaf'
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
MEDAN – Belasan warga Jalan Haji Mandor Masijan, Jati Rejo, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang, Sumut, Kamis (07/05/2026), mendatangi Kantor PTPN-1 Regional-1 dan PT Nusa Dua Propertindo (NDP). Mereka menuntut tanggungjawab pembakaran dan perubuhan rumah mereka pada Mei 2025.
Di Kantor PTPN-1 Regional-1 Jalan Lintas Sumatera, Limau Manis, Tanjung Morawa, Medan, warga diterima Kabag Humas Rahmad Kurniawan.
Baca Juga:
Sayangnya, di Kantor PT NDP Jalan Sultan Serdang, tidak satu orang pun pejabat perusahaan itu yang berani menerima warga untuk berdialog. Padahal, terlihat banyak orang berada di kantor anak perusahaan PTPN-1 Regional-1 tersebut.
Ketika sampai di parkiran Kantor PT NDP, belasan warga korban pembakaran dan perubuhan rumah itu, langsung ditemui pria mengaku bermarga Sitorus dan beberapa orang rekannya. Saat itu, warga langsung memohon untuk bertemu pimpinan PT NDP atau dengan Sastra SH. Menurut Sitorus, Sastra SH merupakan kuasa hukum PT NDP.
Petugas Tim Lapangan PD NDP Sitorus memberi penjelasan kepada warga bahwa pimpinan PT NDP tidak berada di kantor
Sastra SH sendiri sudah dikenal warga Jati Rejo, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang. Sebab, menurut warga, beberapa hari sebelum rumah mereka dibakar, Sastra SH sudah datang ke Jati Rejo untuk bermusyawarah dengan masyarakat terkait ganti rugi tanah mereka.
Akan tetapi, Sitorus yang mengaku sebagai Tim Lapangan PT NDP, menjelaskan Sastra SH maupun pimpinan PT NDP tidak ada di kantor. "Semua pimpinan sedang ke Jakarta. Tidak ada yang bisa menerima," jelas Sitorus. Begitu juga dengan Sastra SH, menurut Sitorus, sedang tidak berada di kantor.
PTPN Sampaikan Surat Warga ke PT NDP
Sebelumnya, di Kantor PTPN-1 Regional-1, Kabag Humas Rahmad Kurniawan yang menerima warga menjelaskan, bahwa PTPN sudah menyampaikan surat warga Jati Rejo kepada PT NDP. "Suratnya sudah disampaikan ke PT NDP," jelas Rahmad Kurniawan.
Sebelumnya, atas permintaan Kabag Humas PTPN-1 Regional-1 Rahmad Kurniawan, pada Februari 2026 lalu warga mengirimkan surat kepada Region Head PTPN-I Regional-I. Surat bertanggal 28 Januari 2026 itu, berisi permohonan bantuan PTPN-1 Regional-1 untuk menyelesaikan pertanggungjawaban pembakaran rumah warga.
"Kenapa surat kita diberikan ke PT NDP? Sementara surat itu kan ditujukan kepada Region Head PTPN-I Regional-I," tegas salah seorang warga bernada bingung.
JAKARTA Ketua DPRD Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Juprizal, mengaku tidak mengetahui adanya selisih uang 2.000 Dollar Singapura
NASIONAL
KARO Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan permintaan maaf kepada warga Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menyusul dugaa
NASIONAL
JAKARTA Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah memberikan pilihan kepada siswa sekolah dasar (SD) dalam menentukan
NASIONAL
BANDA ACEH Sebanyak 215 personel gabungan Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh dikerahkan untuk mengamankan pelaksanaan Expo dalam rangka
PERISTIWA
JAKARTA Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menegaskan tidak akan mundur dalam menghadapi perkara dugaan tudingan ijazah palsu Presiden k
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengusulkan agar Indonesia membuka peluang kewarganegaraan ganda bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yan
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota
PEMERINTAHAN
BALIKPAPAN PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) berhasil meningkatkan produktivitas sejumlah sumur migas di Kalimantan Timur melalui pen
EKONOMI
JAKARTA Patriot Bond diproyeksikan menjadi salah satu instrumen untuk menghimpun dana murah dalam jumlah besar di luar APBN guna membiay
EKONOMI
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan bersama Kasdam Iskandar Muda Brigjen TNI Dwi Sasongko memimpin apel gelar pasukan untu
NASIONAL