BREAKING NEWS
Minggu, 26 Juli 2026

Sungai Krueng Sawang Aceh Utara Tiba-tiba Meluap, Dua Jembatan Rusak Terseret Kayu Gelondongan

Abyadi Siregar - Sabtu, 25 Juli 2026 15:28 WIB
Sungai Krueng Sawang Aceh Utara Tiba-tiba Meluap, Dua Jembatan Rusak Terseret Kayu Gelondongan
Aliran Sungai Krueng Sawang yang sebelumnya dalam kondisi kering tiba-tiba dipenuhi air deras yang membawa kayu gelondongan pada Jumat, 24 Juli 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

ACEH UTARA – Warga Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, dikejutkan dengan meluapnya Sungai Krueng Sawang secara tiba-tiba meski kondisi cuaca saat itu tidak sedang turun hujan.

Luapan air yang membawa material kayu berbagai ukuran menyebabkan sejumlah fasilitas warga mengalami kerusakan.


Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 24 Juli 2026.

Baca Juga:

Dalam video yang beredar, terlihat aliran Sungai Krueng Sawang yang sebelumnya dalam kondisi kering tiba-tiba dipenuhi air deras yang membawa kayu gelondongan.

Warga yang berada di sekitar lokasi terlihat bergegas melewati jembatan darurat sebelum arus air semakin besar.

Tak lama kemudian, dua jembatan penghubung antarwilayah mengalami kerusakan akibat terseret material kayu yang terbawa arus sungai.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Bahron Bakti menjelaskan, luapan air tersebut terjadi akibat peningkatan volume Sungai Krueng Sawang yang dipicu curah hujan tinggi di wilayah Kabupaten Bener Meriah.

"Curah hujan tinggi di wilayah Kabupaten Bener Meriah menyebabkan terjadinya peningkatan volume air sungai Krueng Sawang," kata Bahron Bakti dalam keterangannya, Sabtu, 25 Juli 2026.

Akibat kejadian tersebut, jembatan gantung swadaya yang menghubungkan jalan dari Desa Sawang menuju Desa Gunci mengalami putus.

Selain itu, jembatan darurat berbahan kayu yang menjadi akses penghubung Desa Sawang menuju Desa Lhok Cut, Desa Blang Cut, dan Desa Kubu juga ikut terputus.

Selain merusak jembatan, material kayu yang terbawa arus juga menyebabkan akses jalan warga terganggu.

Jalan dari Desa Riseh menuju Dusun Desa Cot Calang masih terisolir karena gelondongan kayu menutup jalur tersebut.

Tidak hanya infrastruktur, satu unit truk pengangkut pasir milik warga di Desa Riseh Baroh juga ikut terseret arus sungai hingga mengalami kerusakan berat.

"Satu unit truk pengangkutan pasir di Desa Riseh Baroh milik warga dibawa arus sungai sehingga mengakibatkan mobil rusak berat," jelas Bahron.

Saat ini kondisi Sungai Krueng Sawang dilaporkan mulai berangsur normal.

Meski demikian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat beraktivitas di sekitar aliran sungai.

Pemerintah dan petugas kebencanaan terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi masyarakat serta penanganan terhadap fasilitas yang terdampak akibat kejadian tersebut.* (d/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Yayasan Methodist Benayah Ajukan Pembelian Aset Pemko untuk Perluasan Sekolah, Wali Kota: Harus Ikuti Aturan dan Persetujuan DPRD
Pemko Tanjungbalai dan UPT Samsat Perkuat Sinergi Tingkatkan PAD, Wali Kota Minta ASN Segera Lunasi Pajak Kendaraan
Pemko Tanjungbalai Salurkan 20 Kursi Roda dan 90 Seragam Sekolah untuk Penyandang Disabilitas dan Siswa SD
Wali Kota Tanjungbalai dan Forkopimda Beri Kejutan Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 di Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Muhammadiyah Aceh Percepat Digitalisasi Organisasi Lewat Pelatihan SatuMu
Kopi hingga Kuliner Aceh Tampil di JCC, Kapolda Dukung UMKM Tanah Rencong Tembus Pasar Nasional
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru