Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Saya pasrah kalau memang harus dipecat. Tapi saya menuntut hak-hak saya sebagai pekerja," ujar Adzan.
Ibu Khawatir Masa Depan Anak
Lindawati mengatakan kondisi putranya membuat dirinya khawatir terhadap masa depan Adzan.
Baca Juga:
Dengan keterbatasan fisik yang dialami, dia pesimistis anaknya dapat kembali bekerja seperti sebelumnya. Menurutnya, Adzan kemungkinan hanya dapat menjalankan usaha yang disesuaikan dengan kondisi fisiknya.
Lindawati berharap ada pihak yang bersedia membantu keluarganya mendapatkan pendampingan untuk memperjuangkan hak Adzan.
"Kami orang miskin, tidak tahu harus minta tolong pada siapa. Kami berharap ada yang mau membantu agar anak kami mendapatkan hak-haknya dan meluruskan kronologi kejadian sebenarnya," kata Lindawati dengan penuh harap.
Keluarga Adzan berharap persoalan tersebut dapat memperoleh perhatian dan penyelesaian sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka juga ingin memastikan hak-hak Adzan sebagai pekerja tetap diperhatikan setelah mengalami kecelakaan yang membuatnya mengalami cacat permanen.
Di sisi lain, sejumlah tudingan yang disampaikan Adzan dan keluarganya terkait kronologi kecelakaan serta sikap perusahaan masih memerlukan klarifikasi dari pihak PT Thaka Sukses Mandiri.
Adzan kini memilih membuka kembali persoalan yang selama ini dipendamnya. Selain memperjuangkan haknya, dia berharap kejadian serupa tidak dialami pekerja lain di kemudian hari.* (dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.