Pemuda di Asahan Dituduh Maling hingga Tewas Dianiaya, Polisi Tangkap Satu Terduga Pelaku
ASAHAN Polisi menangkap seorang pria berinisial RIS yang diduga terlibat dalam kasus tewasnya pemuda berinisial DP (22) di Kabupaten Asa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAMBI – Adzan Agustian (22), warga Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, harus menjalani hidup dengan kondisi cacat permanen setelah mengalami kecelakaan saat bekerja di sebuah perusahaan pengolahan pallet kayu di Riau pada 2024.
Dua tahun berlalu, Adzan bersama keluarganya kini berupaya memperjuangkan hak sebagai pekerja. Sang ibu, Lindawati (52), bahkan tak kuasa menahan tangis saat menceritakan kondisi putranya.
Sekujur tubuh Adzan mengalami luka bakar serius. Sejumlah jari kakinya tidak lagi utuh, sementara bagian tangan, punggung, paha, lutut hingga wajahnya mengalami luka akibat peristiwa tersebut.Baca Juga:
Adzan mengaku selama ini memilih diam karena khawatir kehilangan pekerjaan. Ia juga menyebut terdapat ketimpangan posisi antara dirinya sebagai pekerja dengan perusahaan tempatnya bekerja.
Menurut penuturan Adzan dan keluarganya, pihak perusahaan sempat menyampaikan bahwa jika persoalan kecelakaan tersebut dipermasalahkan, Adzan berisiko kehilangan pekerjaannya dan hanya mendapat pesangon sekitar Rp20 juta.
Adzan juga menuding kronologi kecelakaan yang disampaikan perusahaan tidak sesuai dengan kejadian yang sebenarnya. Menurut dia, kecelakaan tersebut terjadi ketika dirinya sedang menjalankan pekerjaan di area pabrik.
Terjebak di Tumpukan Serbuk Kayu
Adzan mengisahkan kecelakaan terjadi pada Kamis malam, 5 September 2024. Saat itu, dia diminta mandor membantu memadamkan api yang membakar serbuk kayu olahan di area dalam pabrik.
Adzan kemudian diminta memindahkan serbuk kayu yang belum terbakar. Dia berusaha menuju lokasi mandor dengan melewati tumpukan serbuk kayu yang dari permukaan terlihat belum terbakar.
Namun, menurut Adzan, bagian bawah tumpukan tersebut ternyata sudah dilalap api.
Tubuh Adzan kemudian terperosok dan terkena bara api. Dalam hitungan detik, api membakar sejumlah bagian tubuhnya.Akibat kejadian tersebut, Adzan mengalami luka bakar serius pada kedua kaki, lutut, paha, punggung, tangan dan wajah. Kondisi tersebut membuatnya mengalami keterbatasan fisik secara permanen.
Adzan mengaku kejadian tersebut disaksikan sejumlah pekerja lain dan mandor. Namun, dia memilih tidak menceritakannya secara terbuka kepada keluarga maupun mempermasalahkannya karena takut kehilangan pekerjaan.
"Saya pasrah kalau memang harus dipecat. Tapi saya menuntut hak-hak saya sebagai pekerja," ujar Adzan.
Ibu Khawatir Masa Depan Anak
Lindawati mengatakan kondisi putranya membuat dirinya khawatir terhadap masa depan Adzan.
Baca Juga:
Dengan keterbatasan fisik yang dialami, dia pesimistis anaknya dapat kembali bekerja seperti sebelumnya. Menurutnya, Adzan kemungkinan hanya dapat menjalankan usaha yang disesuaikan dengan kondisi fisiknya.
Lindawati berharap ada pihak yang bersedia membantu keluarganya mendapatkan pendampingan untuk memperjuangkan hak Adzan.
"Kami orang miskin, tidak tahu harus minta tolong pada siapa. Kami berharap ada yang mau membantu agar anak kami mendapatkan hak-haknya dan meluruskan kronologi kejadian sebenarnya," kata Lindawati dengan penuh harap.
Keluarga Adzan berharap persoalan tersebut dapat memperoleh perhatian dan penyelesaian sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka juga ingin memastikan hak-hak Adzan sebagai pekerja tetap diperhatikan setelah mengalami kecelakaan yang membuatnya mengalami cacat permanen.
Di sisi lain, sejumlah tudingan yang disampaikan Adzan dan keluarganya terkait kronologi kecelakaan serta sikap perusahaan masih memerlukan klarifikasi dari pihak PT Thaka Sukses Mandiri.
Adzan kini memilih membuka kembali persoalan yang selama ini dipendamnya. Selain memperjuangkan haknya, dia berharap kejadian serupa tidak dialami pekerja lain di kemudian hari.* (dh)
ASAHAN Polisi menangkap seorang pria berinisial RIS yang diduga terlibat dalam kasus tewasnya pemuda berinisial DP (22) di Kabupaten Asa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Apple belum meluncurkan iPhone 18, tetapi bocoran mengenai generasi iPhone yang diperkirakan hadir dua tahun lagi sudah mulai be
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memahami kekecewaan pemain dan publik sepak bola nasional setelah skuad Garuda tersingkir
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara melakukan penyederhanaan atau streamlining terhadap ratusan perusahaan Badan Usaha Mil
EKONOMI
DELI SERDANG Tiga kepala kepolisian sektor (Kapolsek) di jajaran Polresta Deli Serdang mengalami mutasi. Pergeseran jabatan tersebut mel
NASIONAL
JAKARTA Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan kebakaran Gedung Dinas Teknis Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta tidak
PERISTIWA
JAKARTA Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) Hashim Djojohadikusumo mengukuhkan 20 organisasi kemasyarakatan ata
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah menargetkan sedikitnya 50 hingga 100 unit bangunan baru program Sekolah Rakyat mulai aktif beroperasi pada akhir Agus
PENDIDIKAN
JAKARTA Polda Metro Jaya memastikan kondisi Jakarta tetap aman dan kondusif di tengah beredarnya isu mengenai rencana aksi demonstrasi b
NASIONAL
JAKARTA Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia setelah India, China, dan Amerika Serikat. Besarnya
NASIONAL