Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
"Bagi Presiden Prabowo, swasembada pangan adalah kehormatan bangsa dan wujud kedaulatan negara yang tidak bisa ditawar. Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan diharapkan bersinergi untuk meningkatkan produksi dalam negeri agar Indonesia mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri dan berkelanjutan," tegasnya.
Ia menambahkan, Indonesia masih mengimpor sekitar 2,5 juta ton beras pada 2024 untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Namun, arah kebijakan pemerintah saat ini difokuskan pada pengurangan ketergantungan impor melalui peningkatan produksi pangan nasional.
"Prinsip pemerintah sangat jelas, yaitu mengurangi ketergantungan terhadap impor dan memperkuat produksi pangan dalam negeri melalui peningkatan produktivitas pertanian, pembangunan infrastruktur pertanian, serta penguatan kesejahteraan petani. Swasembada pangan bukan sekadar target, melainkan bagian dari upaya membangun ketahanan dan kedaulatan pangan Indonesia," tegasnya.
Di akhir keterangannya, Slamet mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai potongan video atau kutipan yang beredar di media sosial tanpa melihat isi pidato secara lengkap agar tidak terjadi kesalahpahaman.* (d/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.