BREAKING NEWS
Minggu, 24 Mei 2026

PKS Respons Usulan Bahlil soal Koalisi Permanen: Lebih Baik Fokus Tangani Bencana

Administrator - Sabtu, 06 Desember 2025 15:55 WIB
PKS Respons Usulan Bahlil soal Koalisi Permanen: Lebih Baik Fokus Tangani Bencana
Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Muhammad Kholid. (Foto: Tangkapan Layar @mas.kholid_ / IG)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA, — Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid, menanggapi usulan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mengenai pembentukan koalisi permanen menuju Pemilu 2029.

Kholid menilai bahwa pembahasan mengenai hal tersebut kurang tepat dilakukan di tengah situasi bencana yang melanda beberapa daerah di Indonesia.

"Koalisi permanen adalah topik yang penting, tetapi tidak tepat dibahas saat bangsa kita sedang berduka akibat bencana besar yang sedang terjadi," kata Kholid kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (6/12/2025).

Baca Juga:

Menurutnya, saat ini lebih penting bagi seluruh pihak untuk fokus pada penanganan bencana yang sedang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kholid menegaskan bahwa PKS belum membahas usulan koalisi permanen tersebut dalam internal partai.

Untuk sementara, partai berlambang bulan sabit kembar ini lebih memilih untuk mengutamakan agenda kerakyatan, termasuk upaya maksimal dalam menangani bencana yang menimpa wilayah-wilayah tersebut.

"Energi politik kita harus diarahkan untuk mendukung penanganan bencana dan meningkatkan kesejahteraan rakyat, bukan pada perdebatan tentang koalisi permanen yang menurut kami bisa menunggu," ungkap Kholid. PKS, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah Prabowo-Gibran, dan tetap berada di dalam koalisi pemerintah.

"Kami sudah berada dalam koalisi ini, dan PKS akan konsisten untuk mendukung program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto," tambahnya.

Sebelumnya, dalam acara HUT ke-61 Partai Golkar, yang dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Bahlil Lahadalia mengusulkan pembentukan koalisi permanen.

Bahlil berpendapat bahwa untuk menjaga stabilitas pemerintahan, perlu ada penguatan koalisi yang solid dan tidak mudah berubah-ubah.

"Koalisi yang mendukung pemerintahan ini harus kuat. Jangan ada koalisi yang masuk keluar, yang ada hanya koalisi yang solid dan berkomitmen pada stabilitas," ujar Bahlil, Jumat (5/12/2025), dalam pidatonya di acara tersebut.

Usulan Bahlil ini mendapat tanggapan beragam. Beberapa pihak menyarankan agar koalisi tersebut tidak hanya difokuskan pada stabilitas politik jangka pendek, tetapi juga memperhatikan masalah rakyat dan bencana yang tengah terjadi.

0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ketua Majelis Ekonomi PWM Aceh Bantah Beras Impor Sabang Ilegal
Mentan Sebut 250 Ton Beras Impor di Sabang Adalah Ilegal, BPKS Bantah: Ada Izin Resmi dari Kami
Disdukcapil Simalungun Gandeng RS Efarina Etaham, Urus KK dan Akta Kelahiran Bisa Langsung di Rumah Sakit
Sayid Mahbengi Nahkodai PKS Bener Meriah, Target Satu Fraksi Penuh di Pileg Mendatang
Ketua PKS Tegaskan Partainya Sudah Memiliki Menteri, Tidak Lagi Membahas Jatah Kabinet
Setelah Surya Paloh, Kini Giliran PKS Datangi Sjafrie — Ada Manuver Baru?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru