Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Menurutnya, kemenangan pasangan Jokowi–JK saat itu merupakan hasil kerja bersama antara kandidat, tim sukses, dan partai politik.
Karena itu, ia menilai tidak tepat jika keberhasilan tersebut direduksi menjadi kontribusi individual.
Pernyataan Ahmad Ali muncul di tengah kembali mencuatnya relasi politik antara Jokowi dan Jusuf Kalla—dua tokoh yang pernah berpasangan dalam pemerintahan, namun kini kerap dikaitkan dalam berbagai polemik publik.
Sebelumnya, Jusuf Kalla secara terbuka menyatakan bahwa perannya signifikan dalam mengantarkan Jokowi ke kursi presiden.
Pernyataan itu disampaikan di tengah munculnya berbagai isu yang turut menyeret nama keduanya.
Di tengah dinamika tersebut, Ahmad Ali menilai polemik yang berkembang saat ini tidak perlu diperbesar.
Ia mengingatkan bahwa peristiwa politik 2014 telah lama berlalu dan tidak seharusnya terus dijadikan bahan perdebatan.
"Lebih baik energi bangsa tidak dihabiskan untuk hal-hal yang tidak produktif," ujarnya.
Meski polemik muncul, Ahmad Ali menegaskan bahwa hubungan Jokowi dan Jusuf Kalla semestinya dilihat dalam konteks kerja sama saat memimpin pemerintahan.
Ia menyebut keduanya sebagai pasangan yang saling melengkapi dalam menjalankan roda pemerintahan di masa lalu.
Namun, di tengah pernyataan yang saling bersinggungan, publik kembali dihadapkan pada pertanyaan lama: sejauh mana relasi politik masa lalu masih memengaruhi dinamika hari ini?*
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.