Jokowi Kenang Rachmat Gobel sebagai Menteri Berdedikasi, Sampaikan Belasungkawa
JAKARTA Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa duka atas wafatnya Rachmat Gobel. Jokowi mengenang mantan M
NASIONAL
JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, menanggapi pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri yang menegaskan partainya akan mengambil posisi sebagai penyeimbang pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Herman, sikap politik tersebut perlu diperjelas agar tidak menimbulkan perbedaan tafsir di tengah masyarakat.
Herman mengatakan, posisi sebagai partai penyeimbang pada dasarnya bukan hal baru dalam sistem politik Indonesia. Ia menilai konsep tersebut serupa dengan sikap Partai Demokrat saat berada di luar pemerintahan pada periode sebelumnya.
"Memang harus diperjelas posisinya oleh partai bersangkutan," ujar Herman kepada wartawan, Kamis (9/7/2026).Baca Juga:
Menurutnya, ketika Partai Demokrat berada di luar pemerintahan Presiden Joko Widodo, partainya tetap memberikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai berpihak kepada kepentingan rakyat. Sebaliknya, Demokrat juga menyampaikan kritik secara konstruktif terhadap kebijakan yang dianggap tidak sesuai dengan aspirasi masyarakat.
Herman menegaskan, sistem politik Indonesia tidak mengenal istilah oposisi secara formal sebagaimana dianut sejumlah negara lain. Karena itu, posisi partai di luar pemerintahan lebih tepat dipahami sebagai penyeimbang jalannya pemerintahan.
"Penyeimbang berarti tetap berada di luar pemerintah, namun mendukung kebijakan yang baik dan mengkritisi kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat secara proporsional," jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri melalui surat internal partai menegaskan bahwa PDIP akan mengambil posisi sebagai partai penyeimbang terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam surat bernomor 1275/IN/DPP/VI/2026 yang ditandatangani pada 1 Juli 2026, Megawati menyebut sistem pemerintahan presidensial Indonesia tidak mengenal istilah oposisi maupun koalisi sebagai kategori ketatanegaraan yang diatur dalam konstitusi.
Megawati juga menegaskan demokrasi Indonesia bukanlah demokrasi yang bertumpu pada blok-blok kekuasaan, melainkan berlandaskan kedaulatan rakyat serta supremasi konstitusi.
Pernyataan tersebut memunculkan berbagai tanggapan dari sejumlah partai politik, termasuk Partai Demokrat yang meminta agar posisi "partai penyeimbang" dijelaskan secara lebih rinci kepada publik guna menghindari kesalahpahaman mengenai sikap politik PDIP terhadap pemerintahan saat ini.* (d/dh)
JAKARTA Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan rasa duka atas wafatnya Rachmat Gobel. Jokowi mengenang mantan M
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah memberikan klarifikasi terkait temuan uang di s
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah meminta dukungan masyarakat dalam proses penega
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah membantah kabar yang menyebut dirinya ak
NASIONAL
JAKARTA Bupati Sukoharjo Etik Suryani tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (10/7/2026). Kedatangan
NASIONAL
JAKARTA Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah angkat bicara terkait isu yang mengaitkan dirinya dengan dugaan perkar
NASIONAL
JAKARTA Harga sejumlah bahan pangan mengalami pergerakan pada Jumat (10/7/2026). Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (P
EKONOMI
JAKARTA Pemerintah mencatat sekitar 30 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) telah terbentuk di berbagai wilayah Indonesia. Jumla
EKONOMI
JAKARTA PDI Perjuangan menyatakan menghormati dan mendukung proses hukum yang sedang dijalankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan lima bendungan strategis di sejumlah daerah pada Jumat (10/7/2026). Peresmian ter
NASIONAL