BREAKING NEWS
Kamis, 08 Oktober 2026

KSPSI Ancam Bongkar Parpol yang Tak Serius Bahas RUU Ketenagakerjaan

Nurul - Jumat, 21 Agustus 2026 22:39 WIB
KSPSI Ancam Bongkar Parpol yang Tak Serius Bahas RUU Ketenagakerjaan
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dalam peresmian gedung KSPSI di Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 21 Agustus 2026. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SURABAYA — Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengancam akan mengumumkan nama partai politik (parpol) yang dinilai tidak serius dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan.

Andi mengatakan, sejumlah parpol belum menunjukkan komitmen dalam pembahasan aturan ketenagakerjaan.

Bahkan, ada partai yang disebut belum menyiapkan draf RUU Ketenagakerjaan.

Baca Juga:

Pernyataan itu disampaikan Andi setelah peresmian gedung KSPSI di Surabaya, Jawa Timur, yang turut dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jumat, 21 Agustus 2026.

KSPSI dijadwalkan kembali menemui DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 24 Agustus 2026.

Pertemuan itu akan membahas perkembangan RUU Ketenagakerjaan bersama Panitia Kerja (Panja) Komisi IX DPR dan Badan Legislasi (Baleg) DPR.

"Kami akan melihat proses tanggal Senin jam 13.00 siang kami akan bertemu Panja Komisi 9, lalu bertemu dengan Badan Legislasi DPR. Kami akan melihat keseriusannya," kata Andi Gani, Jumat.

Andi mengatakan terdapat sejumlah parpol yang dinilai serius mengikuti pembahasan RUU Ketenagakerjaan.

Namun, menurut dia, ada pula partai yang belum menunjukkan komitmen terhadap pembahasan aturan tersebut.

Ia mencontohkan, partai yang serius telah menyiapkan draf dan melakukan komunikasi dengan KSPSI.

Sebaliknya, ada partai yang disebut tidak menunjukkan kepedulian terhadap pembahasan RUU Ketenagakerjaan.

"Karena ada beberapa partai yang tidak serius. Tapi ada juga partai yang memang serius gitu ya, menyiapkan draf, bertemu dengan kami, tapi ada partai yang memang sama sekali tidak peduli," ujarnya.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ketua Komisi VIII DPR Sentil Malaysia-Singapura soal Karhutla: Jangan Hanya Protes, Dia Juga Punya Kebun Sawit di Indonesia
DPR Desak Karhutla Kalimantan Jadi Prioritas Nasional, 1.487 Titik Api Terdeteksi
DPR RI “Bunuh Diri Sendiri”! Tunjuk Ketua Ombudsman Dituding Hasil Persekongkolan Politik Transasksional
Prabowo Ajukan Penjualan Eks KRI Ki Hajar Dewantara ke DPR, Ini Alasannya
Langgar UU Ombudsman: DPR RI Didesak Cabut Persetujuan Nuzran Johar Sebagai Ketua, Selanjutnya Minta Maaf
Tiga Parpol Kompak Bilang: Senyum Prabowo Diapit Jokowi-Gibran Lenyapkan Spekulasi Kerenggangan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru