BREAKING NEWS
Senin, 31 Agustus 2026

Anggaran Besar tapi Kinerja Dikritik DPR, Kepala Bakom Qodari Akui Komunikasi Pemerintah Masih Jadi PR

Adelia Syafitri - Senin, 31 Agustus 2026 18:00 WIB
Anggaran Besar tapi Kinerja Dikritik DPR, Kepala Bakom Qodari Akui Komunikasi Pemerintah Masih Jadi PR
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari. (foto: Bakom RI/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Saya ingin memberi catatan. Supaya nanti ada evaluasi yang terukur bagaimana Bakom pemerintah ini setelah diberi anggaran yang sangat besar itu itu berhasil dalam kinerjanya secara objektif. Saya agak sedikit mengeluh nih, Pak, terkait dengan kinerja Bakom," kata Sugiat.

Politikus Partai Gerindra tersebut menyinggung sejumlah indikator ekonomi yang menurutnya menunjukkan kinerja pemerintah.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di atas 5 persen, inflasi di bawah 3 persen, serta defisit anggaran di bawah 3 persen.

Sugiat juga menyebut realisasi investasi pada 2026 telah mencapai lebih dari Rp1.000 triliun.

Namun, menurut Sugiat, sejumlah capaian tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam persepsi masyarakat.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan masih adanya persoalan dalam komunikasi pemerintah kepada publik.

"Tapi di opini publik tidak dirasakan itu. Ini kan menunjukkan bahwa Badan Komunikasi Pemerintah itu belum maksimal menjelaskan kepada publik, menjelaskan kepada rakyat bahwa pemerintahan Pak Prabowo Subianto sebetulnya secara kuantitatif sudah bekerja dengan sangat baik dalam konteks ekonomi, dalam konteks yang lainnya, dan sebagainya dengan ukuran-ukuran yang sangat objektif," jelasnya.

Qodari mengatakan masukan dari DPR akan menjadi bahan bagi Bakom untuk memperbaiki pola komunikasi pemerintah.

Ia menilai penyampaian informasi mengenai kebijakan dan capaian pemerintah perlu dilakukan secara lebih kreatif, maksimal, serta sistematis.

Dengan demikian, Bakom diharapkan dapat menjembatani informasi antara pemerintah dan masyarakat sehingga berbagai kebijakan serta capaian pemerintah dapat dipahami publik secara lebih utuh.

Qodari menegaskan kritik tersebut akan menjadi dorongan bagi jajaran Bakom untuk meningkatkan kinerja komunikasi pemerintah ke depan.* (d/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pendataan Perlinsos Medan Baru 37 Persen, Rico Waas Harap Masa Pendataan Diperpanjang
Pemkab Asahan Peringati Maulid Nabi, Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah
Bobby Nasution Gaspol Kembangkan BRT Mebidang, Organisasi Pengelola Ditargetkan Rampung 2026
Kejari Medan dan Sekretariat DPRD Perkuat Sinergi, Cegah Risiko Hukum Sejak Dini
Kapolri Rotasi 5 Pejabat Utama Polda Sumut, Irwasda hingga Wadir Berganti
Bobby Nasution Serahkan Hibah Rp200 Miliar kepada 567 Penerima, Rumah Ibadah hingga Mahasiswa Dapat Bantuan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru
Pangeran Harry dan "Pangeran" Jokowi

Pangeran Harry dan "Pangeran" Jokowi

OlehEben E. Siadari TIBANYA Pangeran Harry dan keluarga di Bandara Birmingham, Inggris, 26 Agustus 2026 lalu, tidak menjadi berita utama di

OPINI