BREAKING NEWS
Minggu, 04 Oktober 2026

Sebut Ada Politisasi, Jokowi Tak Khawatir soal Gugatan Pendidikan Gibran: Saya yang Mengantarkan ke Sekolah

Dharma - Minggu, 04 Oktober 2026 12:57 WIB
Sebut Ada Politisasi, Jokowi Tak Khawatir soal Gugatan Pendidikan Gibran: Saya yang Mengantarkan ke Sekolah
Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi saat bersalaman dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah Semar mengatakan mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak khawatir menghadapi gugatan terkait syarat pendidikan putranya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Gugatan tersebut merupakan bagian dari Perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 di Mahkamah Konstitusi (MK).

Para pemohon, termasuk Denny Indrayana, mempersoalkan keabsahan syarat pendidikan Gibran saat mendaftar sebagai calon wakil presiden pada Pemilu 2024.

Baca Juga:

Mardiansyah mengatakan Jokowi merasa tenang karena mengaku mengetahui langsung riwayat pendidikan Gibran.

Menurut dia, Jokowi juga telah memeriksa dokumen pendidikan putranya.

"Pak Jokowi sangat tenang sekali karena dia sampaikan ke saya begini, 'saya yang mengantarkan Mas Gibran ke sekolah. Saya sudah melihat mengecek semua dokumen sekolah Mas Gibran, tidak ada masalah sama sekali, termasuk soal apa yang dipersoalkan sekarang ini. Jadi saya itu sangat tenang sekali, mau sidang MK dan lain sebagainya, bahwa memang ada politisasi itu, iya," ujar Mardiansyah menirukan perkataan Jokowi, Minggu, 4 Oktober 2026.

"Nah, ini kata Pak Jokowi ya, 'itu iya, saya tahu itu', gitu ada politisasi terhadap Mas Gibran, termasuk juga sidang MK ini," imbuhnya.

Menurut Mardiansyah, pihaknya menghadapi persoalan tersebut dari sisi hukum sekaligus politik.

Dari sisi hukum, mereka menyiapkan jawaban untuk menghadapi gugatan di MK serta laporan yang disampaikan pihak lain.

"Kalaupun itu direspons ya oleh pihak-pihak kepolisian, misalnya menganggap bahwa ini ada unsur-unsur yang memang bisa untuk ditindaklanjuti," katanya.

"Dan yang kedua kita juga mempersiapkan untuk merespons secara politis karena memang tidak hanya soal hukum, soal politisnya juga harus kita respons dengan baik," jelas Mardiansyah.

Mardiansyah mengatakan polemik mengenai Gibran telah berlangsung sejak putra sulung Jokowi itu dilantik sebagai Wakil Presiden pada 2024.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Anies Baswedan Temui Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, Bahas Apa?
PDIP Bantah Ada Sterilisasi Loyalis Jokowi di Kabinet Prabowo: Belum Benar-Benar Bersih
Pengurus Al Washliyah Medan 2026–2031 Dilantik, Rico Waas Dorong Hadirkan Program yang Menjawab Kebutuhan Masyarakat
Anwar Usman: Paman di Ruang Pertimbangan
Rocky Gerung Masuk Wantimpres, Ubedilah Badrun: Antek-antek Prabowo
Dua Matahari Menjelang 2029
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru