BREAKING NEWS
Selasa, 20 Oktober 2026

Politisi Senior Golkar Sebut Polemik Ijazah Gibran Justru Dongkrak Elektabilitas: Baik Buruk Itu Urusan Poles-Memoles

Dharma - Senin, 19 Oktober 2026 13:45 WIB
Politisi Senior Golkar Sebut Polemik Ijazah Gibran Justru Dongkrak Elektabilitas: Baik Buruk Itu Urusan Poles-Memoles
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. (foto: Seywapres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Politisi senior Partai Golkar, Ridwan Hisjam, menilai polemik ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka justru berpotensi meningkatkan popularitas dan elektabilitas putra Presiden ke-7 RI Joko Widodo tersebut.

Menurut Ridwan, semakin sering nama seorang tokoh dibicarakan, semakin tinggi pula tingkat pengenalannya di tengah masyarakat.

Polemik ijazah Gibran kembali menjadi sorotan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan putusan perkara Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 pada 6 Oktober 2026.

Baca Juga:

Dalam putusan tersebut, MK menyatakan permohonan terkait persyaratan pendidikan Gibran tidak dapat diterima.

Ridwan menilai sorotan publik terhadap persoalan tersebut tidak serta-merta merugikan Gibran secara politik.

Ia justru melihat polemik itu membuat nama Gibran semakin dikenal masyarakat.

"Situasi seperti ini belum tentu menjatuhkan nama Gibran. Malah menaikkan, kalau saya lihat dari sisi politik," ujarnya, Senin (19/10/2026).

"Terkenal nama Gibran sekarang. Semua rakyat Indonesia mengenal nama Gibran. Masalah baik buruk itu urusan poles-memoles," jelasnya.

Menurut Ridwan, popularitas dan penilaian publik terhadap seorang tokoh merupakan dua hal yang berbeda.

Nama yang semakin sering diperbincangkan belum tentu membuat citra politiknya memburuk, karena persepsi masyarakat masih dapat berubah mengikuti perkembangan situasi.

Ridwan juga menyinggung tuduhan terkait dokumen penyetaraan pendidikan Gibran.

Ia berpendapat, tanpa pembuktian hukum yang konkret, tuduhan tersebut masih menjadi bagian dari perdebatan publik.

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Siapa Penumpang Gelap yang Dimaksud Jokowi? Pengamat: Kemungkinan Musuh Politik
Gerindra Minta Wacana Pemakzulan Gibran Tak Dibawa ke Ranah Politik, PSI Duga Ada Aktor Besar
PN Jakarta Timur Tolak Perlawanan Roy Suryo, Perkara Ijazah Jokowi Lanjut ke Pembuktian
Iskandar Muda Hasibuan: Pilpres 2029 Bukan Sekadar Elektabilitas, tetapi Ujian Kepercayaan Publik
YLBHI Soroti Kinerja Gibran: Seharusnya Mundur jika Merasa Tak Mampu
Elektabilitas Prabowo Disebut Terus Menurun, Pengamat Ungkap Lima Faktor Penyebab
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru