Bukan Cuma Guru, Ini Deretan Orang yang Wajib Cicipi Makanan MBG
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meluruskan anggapan bahwa guru menjadi satusatunya pihak yang wajib mencicipi makanan
PEMERINTAHAN
MEDAN (BITV) – Salah satu masalah yang paling sering dikeluhkan oleh pengguna smartphone Android adalah memori internal yang cepat penuh.
Hal ini umumnya terjadi pada perangkat dengan kapasitas penyimpanan terbatas, di mana banyak aplikasi, baik bawaan maupun yang diunduh, menyita ruang tanpa disadari.
Tanpa manajemen yang tepat, berbagai aplikasi yang jarang digunakan atau berjalan di latar belakang justru dapat membebani sistem, memperlambat kinerja, dan mempercepat konsumsi daya baterai.
Agar ponsel Anda tetap ringan dan responsif, berikut adalah beberapa jenis aplikasi yang sebaiknya dipertimbangkan untuk dihapus atau dinonaktifkan.
1. Aplikasi Bawaan (Bloatware)
Bloatware adalah aplikasi yang sudah terinstal sejak pertama kali perangkat dinyalakan.
Meski beberapa memiliki fungsi spesifik, banyak yang sebenarnya tidak pernah dipakai pengguna.
Setiap antarmuka sistem Android memiliki jumlah bloatware yang berbeda. Misalnya:
- OxygenOS (OnePlus) dan Pixel UI (Google) cenderung lebih minimalis.
- One UI (Samsung) dan MIUI (Xiaomi) dikenal menyertakan lebih banyak aplikasi bawaan.
Perlu dicatat, tidak semua bloatware bisa dihapus karena beberapa terintegrasi ke dalam sistem.
Namun, aplikasi yang tidak krusial dapat dinonaktifkan agar tidak terus berjalan di latar belakang.
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meluruskan anggapan bahwa guru menjadi satusatunya pihak yang wajib mencicipi makanan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pemerintah mewajibkan pegawai aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hadir sejak dapu
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya memastikan rekening Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, telah dibuka kemba
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengoptimalkan 21 daerah irigasi sepanjang 2026 untuk meningkatkan luas lahan pertanian p
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengusulkan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PAPBD) 2026 dengan pendapa
PEMERINTAHAN
JAKARTA Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada perdagangan Rabu (26/8/2026). Rupiah turun 2 poin atau sekitar 0,01 ke level Rp17.725 per
EKONOMI
JAKARTA Calon Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menilai nilai tukar rupiah saat ini masih berada di bawah nilai fundamentalnya
EKONOMI
NAGEKEO Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan dirinya baru datang langsung ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (26/8/2026), sete
NASIONAL
NAGEKEO Presiden Prabowo Subianto meminta kegiatan belajar mengajar (KBM) di wilayah terdampak gempa Magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur
NASIONAL
NAGEKEO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal akibat gempa bumi Magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT
NASIONAL