Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA – Salah satu keluhan terbesar pengguna ponsel layar lipat selama ini adalah bekas lipatan atau crease yang masih terlihat di bagian tengah layar.
Samsung kini mengklaim telah menemukan solusi untuk mengurangi masalah tersebut melalui teknologi panel OLED terbaru yang akan digunakan pada Galaxy Z Fold 8.
Perusahaan asal Korea Selatan itu memperkenalkan teknologi layar lipat baru bernama Flex Titanium.
Baca Juga:
Teknologi ini disebut mampu membuat bekas lipatan layar menjadi jauh lebih samar dibandingkan generasi sebelumnya.
Samsung dijadwalkan memperkenalkan Galaxy Z Fold 8 secara resmi dalam ajang Galaxy Unpacked yang akan digelar pada 22 Juli mendatang.
Gunakan Struktur Titanium Baru
Rahasia di balik layar baru tersebut terletak pada struktur panel OLED yang berbeda dari generasi sebelumnya.
Untuk mengurangi bekas lipatan sekaligus menjaga bodi ponsel tetap tipis, Samsung mengembangkan struktur layar berbasis material titanium.
Material ini dipilih karena memiliki kekuatan tinggi, tetapi tetap cukup fleksibel untuk mendukung mekanisme lipat.
Samsung menggunakan dua komponen utama, yakni titanium-alloy film dan titanium plate.
Titanium-alloy film dipasang di bawah panel OLED sebagai lapisan penopang.
Menurut Samsung, lapisan ini memiliki kekakuan mekanis hingga 20 kali lebih tinggi dibandingkan film polimer konvensional, meski tetap dibuat sangat tipis.
Sementara itu, titanium plate berfungsi menopang layar dari bagian bawah.
Struktur pelat ini dibuat dengan lubang-lubang mikroskopis yang membantu mengurangi celah udara sehingga layar menjadi lebih stabil saat dibuka, namun tetap lentur ketika dilipat berulang kali.
Pakai Lubang Laser Mikroskopis
Samsung juga menerapkan teknologi lubang bermikropola pada bagian lipatan pelat titanium.
Teknologi ini memungkinkan struktur layar tetap fleksibel tanpa mengorbankan daya tahannya.
Selain itu, panel OLED terbaru tersebut dipadukan dengan material organik generasi baru yang diklaim mampu meningkatkan kualitas tampilan sekaligus membuat konsumsi daya lebih hemat.
"Melalui penerapan teknologi lubang bermikropola pada bagian lipatan pelat titanium, kami mampu menghadirkan struktur yang tetap fleksibel sekaligus memiliki daya tahan yang kokoh," ujar Kyung-Jin Yoo, EVP dan Head of Mobile Display Product Development Team Samsung Display.
Ia menambahkan, penggunaan teknologi layar beresolusi tinggi dan material organik terbaru menjadi bagian dari upaya Samsung untuk terus mengembangkan pengalaman menggunakan ponsel layar lipat.
Engsel Ikut Disempurnakan
Tidak hanya panel layar, Samsung juga disebut melakukan perubahan pada mekanisme engsel atau hinge.
Sejumlah laporan menyebut Galaxy Z Fold 8 akan menggunakan desain engsel baru yang membuat layar melipat dengan radius lebih besar.
Cara ini dinilai mampu mengurangi tekanan pada titik lipatan sehingga bekas lipatan menjadi semakin sulit terlihat.
Beberapa video yang beredar bahkan memperlihatkan garis lipatan Galaxy Z Fold 8 hanya tampak jika layar dilihat dari sudut tertentu dengan pantulan cahaya langsung.
Persaingan Ponsel Lipat Semakin Ketat
Upaya menghilangkan bekas lipatan kini menjadi salah satu fokus utama produsen ponsel layar lipat.
Samsung disebut ingin menghadirkan kualitas layar yang lebih baik melalui teknologi panel generasi terbaru.
Langkah tersebut juga dinilai penting menjelang hadirnya iPhone layar lipat yang menurut berbagai laporan akan mengutamakan layar dengan lipatan seminimal mungkin.
Apabila klaim tersebut terbukti saat peluncuran resmi nanti, Galaxy Z Fold 8 berpotensi menjadi ponsel layar lipat Samsung dengan bekas lipatan paling minim sejak lini Galaxy Fold pertama kali diperkenalkan pada 2019.* (km/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.