Prabowo Kumpulkan 12 Ribu Penggerak MBG, Tegaskan Program Strategis untuk Generasi Emas 2045
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
SEMARANG – Di tengah geliat modernisasi dan dominasi dapur serba listrik dan gas, ada satu sudut di Dusun Bojong, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang, yang seolah membekukan waktu.
Warung sederhana milik Bude Sri dan putranya, Tama, masih setia menggunakan kayu bakar sebagai media memasak, menghadirkan cita rasa otentik dan suasana nostalgia yang begitu kental.
Berlokasi di pinggir jalan desa, warung Bude Sri tak hanya menjual makanan, tapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal.
Setiap pagi, aroma kayu terbakar berpadu dengan harum bumbu dapur menyambut pelanggan.
Menu yang ditawarkan pun khas: lontong, gendar pecel, bubur konco, jangan tumpang, dan tentu saja aneka gorengan seperti tempe mendoan, tahu susur, tempe gembus, dan bakwan.
Semuanya dijual dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu Rp 2.000 untuk tiga gorengan.
"Masak pakai kayu itu rasanya beda, lebih sedep dan wangi. Pelanggan banyak yang suka karena rasanya seperti masakan simbah dulu," tutur Tama sambil merapikan loyang gorengan.
Tak hanya makanan, Bude Sri juga menyediakan minuman hangat seperti teh dan kopi.
Menariknya, air putih diberikan secara cuma-cuma bagi pelanggan.
Ini menjadi bukti bahwa warung ini bukan semata tempat mencari untung, tetapi juga tempat berbagi rasa dan perhatian.
Pak Mardi Amardi, warga yang sempat mampir dan berbincang dengan Bude Sri, menyebut warung ini sebagai "oase di tengah hiruk-pikuk zaman."
"Warung ini seperti membawa kita kembali ke masa kecil. Semuanya serba sederhana, alami, dan penuh rasa kekeluargaan," ujarnya.
Lebih dari sekadar tempat makan, warung Bude Sri telah menjadi simbol pelestarian budaya Jawa.
Dengan mempertahankan cara memasak tradisional dan suasana khas pedesaan, Bude Sri dan Tama menghadirkan sebuah pengalaman kuliner yang tak hanya menggugah selera, tapi juga menyentuh hati.
Bagi Anda yang sedang berada di wilayah Salatiga atau Kabupaten Semarang, jangan lewatkan kesempatan untuk mampir ke warung ini.
Nikmati kelezatan makanan tradisional sambil merasakan kembali hangatnya suasana desa dan nilai-nilai leluhur yang terus dijaga.*
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik markup dalam sejumlah pengadaan barang di lingkungan Badan Gizi Nasional (B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa salah satu laporan yang menjadi bagian dari proses pengusutan dugaan k
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola Pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik dari Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) da
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara resmi mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, dr. Wahy
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan mengejutkan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MB
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengamankan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial IT dan
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh memeriksa seorang oknum anggota polisi berinisial Aiptu ZK yang mengajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kep
HUKUM DAN KRIMINAL