Pengamat Soroti Program MBG Prabowo: Bagus, Tapi Terlalu Dipaksakan
JAKARTA Pengamat kebijakan publik M Gumarang menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program unggulan pemerintahan Prabo
NASIONAL
MEDAN – Bagi masyarakat Batak Toba, alam bukan sekadar ruang hidup, melainkan bagian integral dari tatanan kosmis yang menghubungkan manusia, leluhur, dan kekuatan adikodrati.
Cara pandang ini, dikenal sebagai kosmologi Batak, membentuk adat, ritual, dan pengambilan keputusan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sistem kosmologi Batak Toba, alam semesta dibagi menjadi tiga lapisan utama: Banua Ginjang (dunia atas), Banua Tonga (dunia tengah), dan Banua Toru (dunia bawah).Baca Juga:
Pembagian ini bukan sekadar simbolik, tetapi menjadi dasar masyarakat Batak memahami kehidupan dan kematian.
Antropolog J.C. Vergouwen menjelaskan bahwa struktur kosmologi ini tercermin dalam tata sosial dan praktik ritual masyarakat Batak Toba.
"Pandangan kosmis orang Batak memengaruhi cara mereka mengatur kehidupan sosial, hubungan dengan alam, dan praktik ritual," tulis Vergouwen dalam kajiannya.
Alam Sebagai Penanda
Fenomena alam seperti pergerakan matahari, bulan, dan bintang dijadikan penanda waktu serta pertanda penting.
Pengetahuan ini tersimpan dalam pustaha laklak, naskah tradisional Batak yang ditulis di atas kulit kayu.
Filolog Uli Kozok mencatat dalam Surat Batak: Sejarah Perkembangan Tulisan Batak bahwa pustaha tidak hanya berisi mantra atau pengobatan, tetapi juga sistem pengetahuan kosmologis yang digunakan untuk menentukan waktu ritual, pertanian, hingga perjalanan jauh.
Peran Datu dan Parbaringin
Penafsiran tanda-tanda alam tidak dilakukan sembarang orang.
Datu atau parbaringin—tokoh adat yang menguasai pengetahuan kosmologi dan penanggalan—memegang otoritas moral dalam pengambilan keputusan.
Vergouwen menekankan, "Pengetahuan tentang alam dan kosmos memberi legitimasi adat bagi para datu dalam membimbing masyarakat."
JAKARTA Pengamat kebijakan publik M Gumarang menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi program unggulan pemerintahan Prabo
NASIONAL
JAKARTA Pakar komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M Jamiluddin Ritonga, menilai ketergantungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
POLITIK
Oleh Yudi LatifSAUDARAKU, di negeri yang lahir dari laut dan letusan gunung, angin membawa doa dari seribu bahasa, dan hujan jatuh seperti
OPINI
JAKARTA Harga batu bara dunia kembali menunjukkan penguatan di tengah dinamika pasar energi global yang masih dibayangi ketidakpastian g
EKONOMI
JEMBER Polemik anggota DPRD yang merokok saat rapat kembali menjadi sorotan publik setelah Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Jember, Moha
NASIONAL
BALIKPAPAN Polda Kalimantan Timur turut mengamankan seorang anggota polisi berinisial A yang merupakan anak buah Kasat Resnarkoba Polres
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono angkat bicara soal kebijakan biaya
EKONOMI
JAKARTA WhatsApp meluncurkan fitur baru bernama Obrolan Incognito dengan Meta AI, yang diklaim memungkinkan pengguna melakukan percakapa
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai fenomena ayah dan anak yang samasama meraih suara signifikan di daerah p
POLITIK
JAKARTA Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, mengkritik Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 7
PENDIDIKAN