BREAKING NEWS
Kamis, 04 Juni 2026

Habonaron do Bona, Falsafah Simalungun yang Relevan di Tengah Krisis Moral Modern

Adelia Syafitri - Sabtu, 11 April 2026 09:51 WIB
Habonaron do Bona, Falsafah Simalungun yang Relevan di Tengah Krisis Moral Modern
Ilustrasi Masyarakat Simalungun. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Di tengah kompleksitas abad ke-21, falsafah ini menjadi pengingat bahwa kemajuan tanpa kebenaran berpotensi melahirkan krisis yang lebih dalam.

Menghidupkan kembali nilai tersebut dinilai penting sebagai upaya menjaga arah pembangunan manusia yang berintegritas.*


(d/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kejari Simalungun Periksa 7 Camat, Usut Korupsi Pelatihan Ketahanan Pangan dan BUMDes 2025
Menelusuri Sejarah Masuknya Islam di Indonesia: Antara Gujarat, Persia, Arab, dan Tiongkok
Mengapa Medan Identik dengan “Horas” Meski Berakar dari Kesultanan Deli? Ini Sejarahnya!
3 Artefak Bersejarah Dipulangkan dari Belanda, Ada Al-Qur’an Teuku Umar
Tradisi Mangalahat Horbo, Kurban Kerbau yang Menyatukan Masyarakat Batak Toba
Tak Mau Sekadar Seremonial, Medan Kembangkan Budaya Melayu Lebih Kreatif
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru