Kawasan yang berada di inti kota Medan ini memiliki nilai sejarah dan menjadi saksi perkembangan kota Medan hingga sekarang. (Foto: Dinas Kominfo Kota Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Perjalanan kawasan Kesawan mengalami perubahan panjang sebagai berikut:
Pasca kebakaran awal kota: Dibangun ulang dengan material lebih kuat seperti batu bata. - 1913–1937: Masa kejayaan sebagai pusat perdagangan, permukiman, dan hiburan. - 1938–1962: Mulai muncul bangunan modern di sekitar kawasan. - 1963–1995: Beralih menjadi kawasan perkantoran pemerintah dan swasta. - 1996–2004: Dominasi ruko bertingkat, karakter lama mulai memudar. - 2002–2003: Didorong menjadi pusat kuliner dengan hadirnya Kesawan Plaza. - 2013: Jalan Kesawan berganti nama menjadi Jalan Ahmad Yani. - Saat ini: Kembali hidup sebagai pusat bisnis, kuliner, dan destinasi wisata sejarah.
Kesawan Hari Ini
Kini, Kesawan menjadi salah satu kawasan paling hidup di Medan. Deretan kafe, restoran, hingga bangunan heritage yang masih terjaga menjadikannya ruang publik favorit masyarakat, terutama pada akhir pekan.
"Kesawan hari ini bukan hanya masa lalu, tapi ruang hidup kota yang terus berkembang," ujar Kiki,kata Dosen Sejarah Universitas Sumatera Utara (USU), Kiki Maulana Affandi, Rabu (29/4/2026).
Dengan jejak sejarah panjang tersebut, Kesawan menjadi simbol transformasi Kota Medan dari kawasan persawahan kolonial menjadi kota modern yang tetap menjaga warisan budayanya.*