BREAKING NEWS
Rabu, 05 Agustus 2026

Tak Banyak Tahu! Sepertiga Simalungun Pernah Dikuasai Perkebunan Kolonial

Adelia Syafitri - Rabu, 20 Mei 2026 08:28 WIB
Tak Banyak Tahu! Sepertiga Simalungun Pernah Dikuasai Perkebunan Kolonial
Karet dan Kopi Robusta di Siantar Estate, milik HVA, 1920. (foto: kitlv.nl)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Arus tenaga kerja dari berbagai daerah di Nusantara menciptakan keberagaman etnis yang hingga kini menjadi karakter sosial Pematangsiantar.

"Eksistensi perkebunan inilah yang pada akhirnya menopang dan membentuk masyarakat Siantar yang majemuk," tulis Damanik.

Selain perubahan sosial, industri perkebunan juga mendorong lahirnya modernisasi di kawasan tersebut.

Infrastruktur seperti jalan raya, rel kereta api, pabrik pengolahan, gudang, hingga fasilitas kesehatan berkembang mengikuti kebutuhan industri.

Dalam pandangan Damanik, dokumentasi visual berupa foto kolonial memiliki nilai penting sebagai sumber sejarah.

Menurutnya, foto itu bukan sekadar rekaman masa lalu, tetapi juga alat untuk memahami konteks sosial dan budaya.

"Foto bukan saja menggambarkan situasi masa lalu, tetapi juga menjadi alat analisis guna membentang persoalan kekinian," tulisnya.

Ia juga menegaskan bahwa sejarah memiliki fungsi reflektif bagi kehidupan masa kini, baik sebagai teladan maupun peringatan agar kesalahan masa lalu tidak terulang.

Kini, jejak sejarah itu masih dapat ditemukan di berbagai wilayah Simalungun, mulai dari hamparan kebun teh di Sidamanik hingga infrastruktur lama peninggalan perkebunan kolonial.

Semua itu menjadi penanda bahwa industri perkebunan telah memainkan peran besar dalam membentuk identitas sosial dan ekonomi kawasan tersebut.*


(d/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Membaca Ulang Kebangkitan Nasional dan Luka Ekonomi Bangsa
Sinkronisasi Revisi RTRW Asahan 2026–2046, Sekda: Infrastruktur Perbatasan Jadi Prioritas Dongkrak Ekonomi
Prabowo Bakal Cetak Sejarah, Jadi Presiden Pertama Pidato Soal Keuangan di DPR
Wagub Sumut Surya Tinjau Dinas Perpustakaan dan Arsip, Tekankan Keaslian Dokumen Sejarah Harus Dijaga
Prabowo Dijadwalkan Hadiri Paripurna DPR, Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Kebijakan Fiskal 2027
Rupiah Melemah Lagi! Tembus Rp17.685, BI Sebut “Nilai Fundamental Harusnya di Rp16.500”
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru