BREAKING NEWS
Kamis, 11 Juni 2026

Dua Kubu Keraton Solo Bersitegang, Kirab Pusaka Malam 1 Suro Masih Tanpa Titik Temu

gusWedha - Rabu, 10 Juni 2026 22:56 WIB
Dua Kubu Keraton Solo Bersitegang, Kirab Pusaka Malam 1 Suro Masih Tanpa Titik Temu
Rapat koordinasi dan persiapan pelaksanaan Kirab Pusaka Malam 1 Suro yang melibatkan perwakilan dua kubu Keraton Kasunanan Surakarta, Pemerintah Kota Solo, serta pemangku kepentingan terkait di Solo, Jawa Tengah. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ia mengakui adanya potensi gesekan jika dua kelompok menggelar kegiatan di waktu dan lokasi yang sama. Karena itu, ia berharap semua pihak mengedepankan kebersamaan.

Menurutnya, kirab bukan milik satu kelompok, melainkan hajat budaya Keraton Surakarta yang harus dijaga bersama.

Di sisi lain, KGPH Suryo Wicaksono atau Gusti Ninok menyebut keputusan teknis pelaksanaan kirab masih menunggu hasil koordinasi lanjutan dengan Pemerintah Kota Solo, Kementerian Kebudayaan, dan pihak keraton.

Rapat lanjutan dijadwalkan digelar pada 13–14 Juni 2026 untuk mencari titik temu terkait pelaksanaan kirab agar tetap berjalan aman dan khidmat.

Hasil pertemuan itu diharapkan menjadi dasar kesepakatan bersama demi menjaga keamanan sekaligus kelestarian tradisi Malam 1 Suro di Keraton Surakarta.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Lawan Kecanduan Gadget, Unmuha Gelar Festival Permainan Tradisional dan Kesehatan Mental di Banda Aceh
Labusel Siapkan Pameran UMKM hingga Kegiatan Budaya untuk Hari Jadi ke-18, Bupati Fery: Harus Jadi Milik Seluruh Masyarakat
Habonaron: Jejak Sistem Kepercayaan Asli Simalungun Sebelum Islam dan Kristen Masuk
Banda Aceh dan Sabang Jadi Magnet Wisatawan Saat Libur Panjang: Murah, Aman, dan Bersih
Hari Tri Suci Waisak 2026, Rico Waas Ajak Warga Medan Perkuat Toleransi dan Sebarkan Cahaya Kebaikan
Lagu “Mas Bahlil Ganteng” Viral, Jokowi: Semangat dan Kreativitas Patut Diapresiasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru