Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAMBI – Penguatan karakter dan kapasitas generasi muda menjadi perhatian dalam Dialog Kepemudaan "Jambi Bicara" yang digelar Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PW ISMI) Provinsi Jambi.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis (18/6/2026), mengangkat tema "Peran ISMI dalam Membangun Generasi Melayu yang Berdaya Saing dan Berkarakter".
Dialog tersebut menghadirkan Sekretaris Jenderal Pengurus Besar ISMI sekaligus dosen Universitas Medan Area (UMA), Dr. Yanhar Jamaluddin, M.AP, sebagai narasumber utama.
Baca Juga:
Dalam pemaparannya, Dr. Yanhar menekankan bahwa generasi muda Melayu harus memiliki kemampuan untuk menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan identitas budaya.
Menurutnya, penguatan karakter, peningkatan literasi, serta semangat kewirausahaan menjadi modal penting agar pemuda Melayu mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
"Generasi muda Melayu harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, memiliki wawasan luas, serta tetap menjaga nilai-nilai budaya dan karakter yang menjadi jati dirinya," ujar Dr. Yanhar dalam dialog tersebut.
Kegiatan ini diikuti ratusan peserta yang berasal dari kalangan pemuda, mahasiswa, serta organisasi kepemudaan di Provinsi Jambi.
Antusiasme peserta menunjukkan tingginya perhatian generasi muda terhadap isu pembangunan sumber daya manusia berbasis budaya lokal.
Panitia kegiatan, Dr. Fahmi Rasid, mengatakan program "Jambi Bicara" dirancang menjadi ruang diskusi bagi anak muda Melayu untuk bertukar gagasan dan mempersiapkan diri sebagai calon pemimpin masa depan.
"Kami ingin 'Jambi Bicara' menjadi wadah rutin bagi anak muda Melayu untuk berdiskusi, berkreasi, dan menyiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang berdaya saing dan tidak melupakan akar budayanya," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menilai keberadaan ISMI memiliki peran strategis dalam membangun kualitas generasi muda daerah.
Menurutnya, ISMI bukan hanya menjadi wadah bagi para sarjana Melayu, tetapi juga menjadi ruang pengabdian untuk melahirkan gagasan dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.