Sat Narkoba Polres Binjai Gerebek Barak Diduga Sarang Narkoba, Warga Ikut Dukung Polisi
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menggerebek sebuah barak yang diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkotika d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Medan atas bantuan yang diberikan saat bencana banjir besar melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025.
Ucapan terima kasih itu disampaikan langsung Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi dalam pertemuan silaturahmi bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Rumah Makan Pagi Sore, Jalan Kejaksaan, Kecamatan Medan Petisah, Kamis, 9 Juli 2026.
Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antardaerah sekaligus mengenang kerja sama yang terjalin saat Aceh Tamiang menghadapi bencana banjir yang menyebabkan kerusakan cukup luas.Baca Juga:
Dalam sambutannya, Rico Waas mengingat kembali kondisi yang terjadi pada akhir November 2025.
Saat itu, Kota Medan juga dilanda banjir besar yang merendam 19 dari 21 kecamatan dan berdampak kepada sekitar 85 ribu warga.
Meski menghadapi situasi serupa, Rico mengatakan pemerintahannya tetap berupaya membantu daerah tetangga yang terdampak lebih parah.
"Kami mendengar kabar bahwa kondisi di Aceh Tamiang sangat fatal. Betul-betul terendam, dan masyarakat serta Pak Bupati sendiri saat itu sangat membutuhkan bantuan," kenang Rico Waas.
Menurut Rico, setelah menerima laporan mengenai kondisi di Aceh Tamiang, Pemerintah Kota Medan segera mengirimkan bantuan berupa personel pemadam kebakaran serta alat berat dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) untuk membantu proses pembersihan pascabanjir.
" Saat itu saya bilang, Oke kita ke Tamiang. Ayo kita bantu Tamiang. Apa yang kita punya sekarang? Apa yang dibutuhkan oleh Aceh Tamiang? Pembersihan. Maka pemadam kebakaran dan alat berat dari Dinas SDABMBK langsung kita turunkan. Kami tidak mencari penghargaan atau timbal balik apa pun. Ini murni bicara tentang kemanusiaan dan persahabatan," tegas Rico Waas.
Rico mengakui proses pemulihan di Aceh Tamiang tidak berlangsung mudah.
Selain merusak permukiman warga, banjir juga menyebabkan kerusakan pada infrastruktur, aset pemerintah, hingga berbagai dokumen penting.
Meski demikian, ia optimistis Aceh Tamiang mampu bangkit di bawah kepemimpinan Bupati Armia Fahmi.
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menggerebek sebuah barak yang diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkotika d
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Dua terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil ditangkap Tim Rimueng Koetaradja Satreskrim Polresta Band
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memastikan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Aceh siap menyelenggarakan pendidikan pem
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memiliki kewenangan untuk mengambil alih penanganan perkara dugaan korupsi yang me
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Anda sedang mencari berbagai jenis kain tenun Angkola? Barangkali untuk keperluan acara adat, dll. Atau mungkin rindu dengan aneka j
EKONOMI
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengusulkan pembentukan Komisi Nasional (Komnas) Masyarakat Adat dalam Rancangan
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan status hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adrian
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menjelaskan peluang koperasi untuk masuk ke sektor pertambangan, energi, hingga indus
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendapat sorotan dari anggota Komisi XI DPR RI saat membahas kebijakan penempatan S
EKONOMI
JAKARTA Tim kuasa hukum Roy Suryo berencana kembali mengajukan gugatan praperadilan untuk ketiga kalinya terkait penetapan status tersan
NASIONAL