BREAKING NEWS
Selasa, 04 Agustus 2026

PFI Hadirkan "Prahara Pulau Emas" di Banda Aceh, 68 Foto Bencana Jadi Pengingat Ketangguhan

T.Jamaluddin - Selasa, 04 Agustus 2026 07:59 WIB
PFI Hadirkan "Prahara Pulau Emas" di Banda Aceh, 68 Foto Bencana Jadi Pengingat Ketangguhan
Organisasi Pewarta Foto Indonesia Aceh menggelar pameran foto jurnalistik dan peluncuran buku bertajuk "Prahara Pulau Emas" di Museum Tsunami Aceh. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEH – Organisasi Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh menggelar pameran foto jurnalistik dan peluncuran buku bertajuk "Prahara Pulau Emas" di Museum Tsunami Aceh. Kegiatan yang berlangsung pada 3–8 Juli 2026 itu menghadirkan puluhan karya foto yang mengangkat jejak bencana sekaligus semangat ketangguhan masyarakat di Pulau Sumatra.

Pameran tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, pada Senin (3/8/2026). Sebanyak 68 karya foto hasil bidikan 38 pewarta foto dari berbagai daerah di Indonesia dipamerkan kepada publik.

Banda Aceh menjadi kota kedua dalam rangkaian roadshow pameran setelah sebelumnya digelar di Padang, Sumatera Barat. Selanjutnya, kegiatan serupa dijadwalkan berlangsung di Kota Medan, Sumatera Utara.

Baca Juga:

Dalam sambutannya, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal mengapresiasi penyelenggaraan pameran tersebut. Menurutnya, karya foto jurnalistik tidak hanya menjadi dokumentasi visual, tetapi juga rekam jejak sejarah yang memiliki nilai penting dalam membangun kesadaran dan kebijakan daerah yang tangguh menghadapi bencana.

"Pameran ini bukan menampilkan gambar yang biasa, melainkan rekaman sejarah. Ketika masyarakat tidak merawat bumi, dampaknya jauh lebih besar. Pembelajaran ini penting agar pemerintah mempersiapkan diri menjadi daerah yang tangguh bencana," ujar Illiza.

Ia menilai, foto jurnalistik memiliki kekuatan untuk membangun empati publik dan mampu menggerakkan dukungan kemanusiaan yang lebih luas dibandingkan sekadar penyampaian informasi secara lisan.

Sementara itu, Ketua PFI Pusat Dwi Pambudo mengatakan, pameran dan buku foto "Prahara Pulau Emas" disusun sebagai monumen ingatan kolektif atas berbagai peristiwa bencana yang pernah melanda wilayah Sumatra, termasuk Aceh, Padang, dan Medan.

Menurutnya, kamera pewarta foto bukan hanya alat dokumentasi, tetapi juga menjadi saksi visual yang merekam perjalanan kemanusiaan di tengah bencana.

"Kami menghadirkan karya ini secara beretika untuk melayakan ketangguhan manusia dalam melewati masa-masa sulit, bukan untuk mengeksploitasi penderitaan," kata Dwi.

Ketua PFI Aceh M. Anshar menambahkan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi PFI Pusat bersama Yayasan Riset Visual Mata Waktu, pemerintah daerah, BUMD, dan sektor swasta.

Ia menjelaskan, karya jurnalistik yang dihasilkan tidak hanya berhenti sebagai dokumentasi visual, tetapi juga mampu mendorong aksi nyata bagi masyarakat terdampak bencana.

Melalui dukungan PFI Pusat, lanjut Anshar, organisasi tersebut berhasil membangun sumur air bersih di rumah ibadah Desa Meunasah Lueng, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya sebagai bentuk nyata kepedulian yang lahir dari karya foto jurnalistik.

Selain pameran dan peluncuran buku, PFI Aceh juga menggelar lokakarya fotografi jurnalistik yang diikuti mahasiswa dan komunitas fotografi. Kegiatan itu diharapkan mampu melahirkan generasi pewarta foto yang profesional, beretika, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap nilai-nilai kemanusiaan.* (dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PFI Aceh Gelar 'Prahara Pulau Emas', Pameran Foto yang Rekam Luka dan Ketangguhan Korban Bencana
Purbaya: UU PFII Jadi Kunci Indonesia Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
DPR Ketok Palu! UU Pusat Finansial Internasional Indonesia Resmi Berlaku
PFI Aceh Siapkan Roadshow Pameran Foto "Sumatera Bangkit", Angkat Kisah Ketangguhan Warga Pasca Bencana
PFII Dikebut, Indonesia Matangkan Peta Jalan Jadi Pusat Finansial Global Baru
Fotografer AFP Asal Aceh Sabet APFI 2026 Lewat Karya “The Hope” Bertema Lingkungan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru