Bentrok dengan TNI di Kebun PT SAL, 3 Orang Rimba Jadi Tersangka dan 9 Orang Dipulangkan
JAMBI Polisi menetapkan tiga Orang Rimba sebagai tersangka dalam kasus bentrokan antara komunitas Orang Rimba dan anggota TNI di kebun PT
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA -Aipda Ferry Alamsyah menjadi sosok polisi yang paling melekat di hati masyarakat Baduy.
Kedekatannya dengan warga membuatnya dijuluki 'Polisi Baduy'.
Aipda Ferry yang saat ini bertugas di Polsek Leuwidamar, Polres Lebak, Banten, telah menunjukkan dedikasi luar biasa sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Kanekes.
Kedekatannya dengan masyarakat Baduy bahkan membuat warga setempat meminta langsung agar ia tetap bertugas di desa adat tersebut.
Kedekatan dengan Warga Baduy
Arji, Ketua RT di Desa Kanekes, menuturkan bahwa hanya Aipda Ferry yang mampu memahami dan berbaur dengan masyarakat Baduy.
"Hanya Pak Ferry yang paling bisa mengerti. Pak Ferry setiap minggu kadang bermalam di rumah kami, kadang di Cikeusik, kadang keliling ke hutan lindung," ujar Arji.
Tak hanya sekadar bertugas, Aipda Ferry juga turut mengawal pendistribusian bantuan dari pemerintah agar tepat sasaran. Ia tidak sekadar menjadi aparat keamanan, tetapi juga bagian dari kehidupan warga.
Perjuangan di Desa Kanekes
Desa Kanekes, yang terdiri dari 68 kampung dengan 3 kampung Baduy Dalam dan 65 kampung Baduy Luar, masih mempertahankan adat dan budaya mereka.
Tidak ada kendaraan bermotor yang diperbolehkan masuk, dan listrik pun tidak menjangkau desa ini.
Aipda Ferry bertugas untuk menjaga kelestarian adat dan lingkungan.
Ia berusaha memastikan agar hutan adat tidak dirambah oleh pihak luar serta mendidik warga dan pengunjung untuk menjaga kebersihan.
"Saya mendidik dan membiasakan masyarakat serta pengunjung untuk selalu menjaga kebersihan," kata Aipda Ferry.
Karena kondisi desa yang terpencil, ia hanya bisa pulang ke rumah setiap dua minggu sekali.
Namun, pengorbanan tersebut ia jalani dengan tulus demi masyarakat Baduy.
Julukan 'Polisi Baduy'
Julukan 'Polisi Baduy' datang dari warga sendiri.
Menurut Aipda Ferry, masyarakat merasa nyaman dengan kehadirannya karena ia tidak menjaga jarak, melainkan berbaur layaknya bagian dari mereka.
"Saya duduk di tanah dengan mereka, duduk di bambu dengan mereka, tidur dengan mereka, apa pun yang mereka makan saya makan," tutur Ferry.
Kepercayaan masyarakat adat juga terlihat ketika ia diminta secara langsung untuk mendampingi berbagai urusan, termasuk mengawal bantuan pemerintah agar sampai ke tangan yang tepat.
Dengan dedikasi dan pendekatannya yang unik, Aipda Ferry kini diusulkan sebagai kandidat dalam program Hoegeng Awards 2025.
Sosoknya yang mengayomi dan memahami masyarakat adat menjadikannya inspirasi bagi banyak orang.
(dc/a)
JAMBI Polisi menetapkan tiga Orang Rimba sebagai tersangka dalam kasus bentrokan antara komunitas Orang Rimba dan anggota TNI di kebun PT
HUKUM DAN KRIMINAL
VLADIVOSTOK Presiden Prabowo Subianto meminta maaf kepada Presiden Rusia Vladimir Putin karena tidak dapat menghadiri KTT Peringatan ASEAN
INTERNASIONAL
VLADIVOSTOK Presiden Prabowo Subianto menghadiri jamuan makan siang bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/
INTERNASIONAL
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah tiba di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk menjala
HUKUM DAN KRIMINAL
VLADIVOSTOK Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang memenuhi undangannya untuk me
INTERNASIONAL
JAKARTA Pengamat politik Rocky Gerung menyatakan tidak setuju dengan penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi. Pandangan tersebut berbed
POLITIK
VIENTIANE Timnas Indonesia U20 akan menghadapi Laos U20 pada laga kedua Grup H Kualifikasi Piala Asia U20 2027, Kamis (3/9/2026) malam.
OLAHRAGA
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah meninggalkan Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara dikerahkan untuk membersihkan abu vulkanik sisa erupsi Gunung Sinabung yang menumpuk di s
PERISTIWA
MEDAN Komisi XIII DPR RI terus mematangkan penyusunan Rancangan UndangUndang (RUU) Profesi Kurator dan Pengurus. Pembahasan dilakukan unt
NASIONAL