Sat Narkoba Polres Binjai Gerebek Barak Diduga Sarang Narkoba, Warga Ikut Dukung Polisi
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menggerebek sebuah barak yang diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkotika d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA - Goh Cheng Liang, salah satu tokoh industri paling berpengaruh di Asia dan pemilik mayoritas saham di perusahaan cat raksasa Nippon Paint, tutup usia hari ini di umur 98 tahun. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh keluarga dalam sebuah pernyataan resmi.
Kepergian Goh bukan hanya kehilangan besar bagi dunia bisnis, tetapi juga bagi dunia kemanusiaan yang telah banyak merasakan sentuhan kebaikannya.
Pria kelahiran Singapura ini dikenal sebagai pendiri Wuthelam Group dan tokoh penting di balik ekspansi global Nippon Paint. Ia meninggal dengan warisan kekayaan yang diperkirakan mencapai US$ 13 miliar atau sekitar Rp 221 triliun. Namun jauh sebelum menjadi taipan, Goh pernah mencicipi getirnya hidup dalam kemiskinan.
Dari Kamar Sempit ke Panggung Dunia
Goh menghabiskan masa kecilnya di sebuah kamar sewaan sempit bersama orang tua dan empat saudara kandung. Hidup mereka serba kekurangan, dan untuk bertahan, Goh bahkan sempat membantu menjual jaring ikan di Johor, Malaysia, saat Perang Dunia II.
Usai kembali ke Singapura pada 1943, Goh mencoba peruntungan di bisnis minuman bersoda—yang kemudian gagal. Ia bekerja di toko perangkat keras hingga akhirnya menemukan peluang emas: membeli barel cat bekas tentara Inggris pada 1949.
Berbekal kamus Mandarin tentang bahan kimia, Goh meracik sendiri cat yang kemudian diberi nama Pigeon Brand. Keputusannya terbukti jitu. Ketika Perang Korea pecah dan impor menjadi langka, bisnis cat lokal Goh meledak di pasaran.
Langkah Besar Bersama Nippon Paint
Pada 1950-an, Goh menarik perhatian produsen cat asal Jepang, Nippon Paint. Awalnya diminta sebagai distributor, Goh perlahan membalikkan posisi—hingga akhirnya pada 1974 mendirikan Wuthelam Holdings dan menjadi pemegang saham mayoritas perusahaan Jepang itu.
Kini, Wuthelam memegang hampir 60% saham Nippon Paint, menjadikannya konglomerat cat terbesar di Asia.
Filantropi sebagai Warisan Abadi
Meski bergelimang harta, Goh dikenal sebagai sosok sederhana dan rendah hati. Ia menyalurkan kekayaannya untuk membantu sesama, khususnya dalam dunia kesehatan dan pendidikan.
BINJAI Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai menggerebek sebuah barak yang diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkotika d
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Dua terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil ditangkap Tim Rimueng Koetaradja Satreskrim Polresta Band
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memastikan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Aceh siap menyelenggarakan pendidikan pem
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan memiliki kewenangan untuk mengambil alih penanganan perkara dugaan korupsi yang me
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Anda sedang mencari berbagai jenis kain tenun Angkola? Barangkali untuk keperluan acara adat, dll. Atau mungkin rindu dengan aneka j
EKONOMI
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengusulkan pembentukan Komisi Nasional (Komnas) Masyarakat Adat dalam Rancangan
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan status hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adrian
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menjelaskan peluang koperasi untuk masuk ke sektor pertambangan, energi, hingga indus
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mendapat sorotan dari anggota Komisi XI DPR RI saat membahas kebijakan penempatan S
EKONOMI
JAKARTA Tim kuasa hukum Roy Suryo berencana kembali mengajukan gugatan praperadilan untuk ketiga kalinya terkait penetapan status tersan
NASIONAL