Rico Waas Sambut Indonesia City Expo 2026, Dorong Kolaborasi Antarkota Perkuat UMKM dan Investasi
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut hangat para wali kota, wakil wali kota, delegasi, dan tamu dari seluruh Indones
PEMERINTAHAN
MEDAN — Keuskupan Agung Medan tengah berduka atas wafatnya Uskup Emeritus Mgr. Alfred Gonti Pius Datubara OFMCap pada Jumat pagi, 17 Oktober 2025, di Rumah Sakit St. Elisabeth Medan. Mendiang wafat dalam usia lanjut pada pukul 09.13 WIB.
Kabar duka tersebut disampaikan langsung oleh Uskup Agung Medan, Mgr. Kornelius Sipayung OFMCap, melalui keterangan resmi yang diunggah di situs Keuskupan Agung Medan, Jumat (17/10/2025).
"Dalam duka yang mendalam kami sampaikan, telah menghadap dalam damai kepada Allah Bapa di surga, Mgr. Alfred Gonti Pius Datubara OFMCap," ujar Mgr. Kornelius.Baca Juga:
Mgr. Pius Datubara merupakan figur penting dalam sejarah Gereja Katolik di Sumatera Utara.
Ia memimpin Keuskupan Agung Medan selama lebih dari tiga dekade, menjabat sejak tahun 1976 hingga mengundurkan diri sebagai Uskup Agung pada 2009 dan menjadi Uskup Emeritus.
"Mgr. Pius adalah gembala yang dengan penuh kasih telah menggembalakan umat Allah di Keuskupan Agung Medan. Dalam kesederhanaan Fransiskan, beliau mempersembahkan hidupnya bagi Gereja dan masyarakat Sumatera Utara," tambah Kornelius.
Uskup Kornelius juga menyoroti kontribusi besar almarhum dalam membangun jembatan persaudaraan antaragama, memperjuangkan martabat manusia, serta menyemai semangat damai di tengah keberagaman.
Pihak Keuskupan menyampaikan bahwa jenazah almarhum akan disemayamkan di Gereja Katedral Medan, yang berlokasi di Jl. Pemuda No.1, Medan.
"Perayaan Ekaristi dan seluruh rangkaian penghormatan akan diinformasikan lebih lanjut," kata Uskup Kornelius.
Ia juga mengajak seluruh umat untuk mendoakan almarhum agar diterima dalam damai abadi bersama para kudus, serta mendoakan keluarga dan umat yang ditinggalkan agar dikuatkan dalam pengharapan akan kebangkitan.
Mgr. Alfred Gonti Pius Datubara lahir pada 12 Februari 1934. Ia ditahbiskan sebagai imam dalam tarekat Ordo Fratrum Minorum Capuccinorum (OFMCap) dan menjadi Uskup Agung Medan pada tahun 1976.
Ia dikenal luas sebagai tokoh keagamaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kesederhanaan, toleransi, dan pengabdian kepada masyarakat.*
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut hangat para wali kota, wakil wali kota, delegasi, dan tamu dari seluruh Indones
PEMERINTAHAN
TANJUNG JABUNG TIMUR Kanit Intelkam Polsek Muara Sabak Timur, AIPTU E. Simamora, S.E., resmi menerima kenaikan pangkat setingkat lebih t
NASIONAL
ACEH BESAR Bisnis warung kopi di Aceh dinilai masih memiliki prospek yang cerah meski kondisi ekonomi sedang menghadapi berbagai tantang
EKONOMI
MEDAN Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) menegaskan komitmennya untuk mendampingi pemerintah daerah dalam mempercepat tra
PEMERINTAHAN
MEDAN Kedaulatan bangsa di era digital tidak lagi hanya ditentukan oleh luas wilayah atau kekayaan sumber daya alam. Kemampuan mengelola
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya membangun kota yang tangguh melalui kolaborasi antardaerah, kesiaps
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh pemerintah kota yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh In
PEMERINTAHAN
SAN FRANCISCO Timnas Amerika Serikat memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan BosniaHerzegovina dengan
OLAHRAGA
SEATTLE Timnas Belgia memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Senegal dengan skor 32 melalui pertandi
OLAHRAGA
ATLANTA Timnas Inggris memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan RD Kong
OLAHRAGA