DPC PSI Binjai Selatan Hadiri Salat Iduladha Bersama Gubernur Sumut di Lapangan Merdeka Binjai
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) mengusulkan 40 nama calon pahlawan nasional kepada Dewan Gelar, yang kemudian diteruskan kepada Presiden Prabowo Subianto.
Salah satu tokoh yang masuk dalam daftar tersebut adalah Presiden ke-4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur.
Nama Gus Dur sejatinya bukan pertama kali diajukan sebagai calon pahlawan nasional.Baca Juga:
Dokumen Kemensos mencatat, ia termasuk dalam 20 nama yang pernah diajukan pada periode 2011-2023.
Meski sosok Gus Dur dikenal luas sebagai tokoh berpengaruh, perjalanan kepemimpinannya tidak lepas dari kontroversi, termasuk pemakzulannya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) pada 23 Juli 2001.
Namun, MPR periode 2019-2024 telah mencabut TAP II/MPR/2001 dan memulihkan nama baik Gus Dur pada 25 September 2024.
Jejak Hidup dan Kepemimpinan
Abdurrahman Wahid lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 7 September 1940. Ia merupakan putra KH Wahid Hasyim dan cucu dari KH Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU).
Gus Dur menjabat sebagai Presiden ke-4 Indonesia pada 20 Oktober 1999, menggantikan B.J. Habibie, setelah memenangkan pemilihan umum 1999.
Ia memimpin hingga digantikan Megawati Soekarnoputri pada tahun 2001.
Selama masa kepemimpinannya, Gus Dur dikenal sebagai "Bapak Pluralisme" karena konsistensinya dalam menjunjung keberagaman suku, agama, dan ras.
Salah satu kebijakan pentingnya adalah mencabut Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967 yang membatasi perayaan Imlek bagi warga Tionghoa, langkah yang menghapus diskriminasi berbasis agama dan etnis di Indonesia.
Di bidang ekonomi, Gus Dur berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 4,9% pada tahun 2000 dan menurunkan rasio gini menjadi 0,31, angka terendah dalam 50 tahun terakhir.
Namun, kepemimpinannya tidak lepas dari kontroversi, termasuk upaya membangun hubungan diplomatik dengan Israel yang menimbulkan penolakan luas dari berbagai kalangan, hingga maklumat kontroversialnya yang bertujuan membekukan parlemen, yang akhirnya memicu pemakzulannya oleh MPR.
Gus Dur meninggal dunia pada 30 Desember 2009 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta pada usia 69 tahun.
Ia dimakamkan di Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur, meninggalkan warisan kepemimpinan yang kuat dalam pluralisme, hak asasi manusia, dan keberagaman.
Dengan usulan nama Gus Dur sebagai calon pahlawan nasional, pemerintah diharapkan dapat menghormati kontribusi dan jasa politikus yang dikenal sebagai pejuang pluralisme dan toleransi di Indonesia.*
(bb/a008)
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Raya Baitur
NASIONAL
JOKOWI Sekretaris Jenderal Relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Damanik, menyatakan bahwa kegiatan Joko Widodo berkeliling ke sejumlah daera
POLITIK
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Masjid Istiqlal, Jakarta, menerima sejumlah hewan kurban dari masyarakat nonMus
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam forum Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) menilai situasi di Palestina, khususnya
NASIONAL
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons desakan pemberian kompensasi kepada warga yang terdampak pemadaman listrik total
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan dua
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terus berada dalam tekanan dan semakin mendekati angka keramat versi warganet di kisaran Rp17.845 per dolar
EKONOMI
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026. Ajang fes
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapang
PEMERINTAHAN