BREAKING NEWS
Kamis, 14 Mei 2026

Profil Tiga Pahlawan TNI yang Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon

Dharma - Selasa, 31 Maret 2026 21:34 WIB
Profil Tiga Pahlawan TNI yang Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon
Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan, tiga prajurit TNI yang tewas di Lebanon. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Duka mendalam menyelimuti jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) atas gugurnya tiga prajurit yang tergabung dalam Satgas UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon) di Lebanon.

Mereka adalah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan yang tewas dalam insiden yang terjadi dalam dua hari terakhir.

Praka Farizal Rhomadhon: Pengabdian yang Terganggu oleh Tembakan Artileri

Baca Juga:

Praka Farizal Rhomadhon (28), prajurit dari Yonif 113/Jaya Sakti, Brigade Infanteri 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda, Aceh, gugur setelah terkena tembakan artileri pada Minggu, 29 Maret 2026 di Adchit El Qousair, Lebanon Selatan.

Farizal yang berangkat ke Lebanon pada April 2025 sebagai bagian dari Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL, meninggalkan seorang istri dan anak berusia dua tahun.

Ibu Farizal, Supinah, menyampaikan bahwa anaknya seharusnya selesai tugas pada April mendatang, dengan tiket kepulangan yang telah dijadwalkan pada Mei.

Farizal, yang telah menjalani setahun pengabdian di tanah perantauan, menjadi salah satu simbol pengorbanan prajurit TNI yang tak mengenal lelah dalam menjaga perdamaian dunia.

Kapten Zulmi Aditya Iskandar: Perwira Kopassus yang Terjatuh di Medan Perang

Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar (34), seorang perwira dari Grup 2 Komando Pasukan Khusus (Kopassus), turut gugur pada Senin, 30 Maret 2026.

Zulmi adalah Komandan Kompi Task Force dalam Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang bertanggung jawab atas pengawalan logistik dan operasi mobile reserve di wilayah rawan konflik di Lebanon Selatan.

Zulmi dikenal sebagai seorang prajurit yang memiliki dedikasi tinggi, mengabdikan diri setelah lulus dari Akademi Militer Magelang pada 2015.

Selain latar belakang militernya yang cemerlang, ia juga memiliki pendidikan Diploma IV Manajemen Pertahanan yang menunjang tugas-tugas pentingnya dalam misi perdamaian internasional.

Sertu Muhammad Nur Ichwan: Prajurit TNI Termuda yang Gugur

Sertu Muhammad Nur Ichwan (26) adalah prajurit TNI termuda yang gugur dalam insiden tersebut.

Ia berasal dari Mertoyudan, Kabupaten Magelang dan bertugas di Kesehatan Komando Daerah Militer IX/Udayana sebagai perawat.

Ichwan, yang bergabung dengan Satgas Yonmek XXIII-S pada April 2025, menjadi bagian dari misi perdamaian di Lebanon Selatan.

Meski muda, Ichwan menunjukkan dedikasi luar biasa sebagai prajurit dan baru sekali pulang ke Indonesia setelah istrinya melahirkan pada Agustus 2025.

TNI menggelar upacara pemakaman bagi para prajurit yang gugur sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada mereka yang telah mengabdikan hidupnya demi negara dan perdamaian dunia.

Upacara pemakaman tersebut dihadiri oleh rekan-rekan sesama prajurit, keluarga, serta pejabat TNI.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan jajaran TNI menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya ketiga prajurit terbaik bangsa ini.

Mereka menegaskan bahwa pengorbanan Farizal, Zulmi, dan Ichwan akan dikenang dan dihargai sepanjang masa sebagai pahlawan yang menjaga perdamaian dunia di bawah bendera PBB.

Masyarakat Indonesia, khususnya keluarga yang ditinggalkan, mengucapkan terima kasih atas perjuangan para prajurit ini.

TNI berjanji akan terus mendukung dan memberi penghormatan kepada keluarga yang ditinggalkan, serta melanjutkan misi perdamaian dengan penuh semangat.*


(kp/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Israel Tolak Bertanggung Jawab atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Misi Perdamaian Dunia Tetap Lanjut
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Serangan di Lebanon, Ini Kata Istana
Indonesia Mendesak Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB Usai Personel TNI Gugur di Lebanon
Kasus Andrie Yunus Dilimpahkan ke TNI, Polisi Belum Temukan Keterlibatan Sipil
KontraS Kecewa Kasus Penyiraman Andrie Yunus Dilimpahkan ke Puspom TNI, Prosedur Hukum Dipertanyakan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru