Pada Juni 2025, ia kemudian dipercaya menjadi Komisaris Independen PT Pertamina (Persero), memperluas pengalaman dalam tata kelola korporasi milik negara.
Tak lama berselang, pada September 2025, Nanik ditunjuk sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.
Jabatan tersebut ia emban sambil terlibat dalam persiapan implementasi Program Makan Bergizi Gratis.
Kariernya kemudian mencapai puncak pada 2 Juni 2026 saat Presiden Prabowo menunjuknya sebagai Kepala BGN.
Sebagai Kepala BGN, Nanik akan memimpin pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas nasional.
Selain memastikan distribusi makanan bergizi tepat sasaran, BGN juga bertanggung jawab terhadap pengawasan kualitas makanan, efektivitas pelaksanaan program, serta tata kelola anggaran.
Pernah Terseret Polemik
Nama Nanik sebelumnya juga sempat menjadi sorotan publik dalam kasus hoaks Ratna Sarumpaet pada 2018.
Saat itu, ia disebut ikut menyampaikan informasi terkait dugaan penganiayaan yang belakangan terbukti tidak benar setelah Ratna mengakui bahwa luka tersebut merupakan hasil operasi plastik.
Meski pernah terseret dalam polemik tersebut, Nanik tetap melanjutkan karier politik dan pemerintahannya hingga kini dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional.*