BREAKING NEWS
Selasa, 21 April 2026

TNI Buru OPM Yang Bakar SMP Negeri Okbab di Papua Pegunungan

BITVonline.com - Senin, 15 Juli 2024 04:12 WIB
TNI Buru OPM Yang Bakar SMP Negeri Okbab di Papua Pegunungan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PAPUA -Tragedi kembali terjadi di wilayah Pegunungan Bintang, Papua. Kelompok yang diduga bagian dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) melakukan pembakaran terhadap Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri Okbab di Kampung Borban, Distrik Okbab. Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 13 Juli 2024, sekitar pukul 11.30 WIT.

Kronologi Kejadian

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Candra Kurniawan mengungkapkan bahwa aksi pembakaran tersebut dilakukan oleh gerombolan OPM yang setelahnya melarikan diri. Hingga saat ini, pihak keamanan masih berupaya mengejar para pelaku.

“Aparat keamanan saat ini sedang mengejar gerombolan OPM yang membakar sekolah tersebut, karena usai membakar kemudian melarikan diri,” kata Letkol Candra melalui keterangan resminya pada Senin (15/7/2024).

Dampak Pembakaran

Pembakaran ini menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang kehilangan tempat untuk belajar. Letkol Candra menyayangkan aksi pembakaran tersebut dan menduga bahwa aksi ini sengaja dilakukan untuk menghambat anak-anak di Distrik Okbab mendapatkan pendidikan yang layak.

“Aksi pembakaran sekolah berulang dan memang OPM menginginkan anak-anak tidak sekolah. Aksi OPM ini menghancurkan masa depan anak-anak, yang sejatinya semangat dan antusiasme belajar anak-anak sangat tinggi untuk bersekolah,” jelas Candra.

Tanggapan dan Reaksi Masyarakat

Masyarakat setempat sangat terpukul dengan kejadian ini. Mereka merasa khawatir akan masa depan anak-anak mereka yang kini harus terhenti karena kehilangan tempat belajar. Tidak hanya itu, aksi pembakaran ini juga menambah rasa takut dan ketidakamanan di wilayah tersebut.

Langkah Aparat Keamanan

Kapendam XVII/Cenderawasih menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Upaya pengejaran dan penangkapan terhadap para pelaku terus dilakukan. Namun, hingga saat ini, para terduga OPM pembakar SMP Negeri Okbab belum berhasil ditangkap.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini, OPM membakar fasilitas pendidikan yang menjadi tempat masyarakat menimba ilmu. Tindakan ini tidak hanya merugikan anak-anak dan para guru, tetapi juga merusak masa depan generasi muda kita,” ujar Letkol Candra.

Harapan untuk Masa Depan

Peristiwa ini seharusnya menjadi panggilan bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan keamanan dan pendidikan di wilayah-wilayah terpencil seperti Pegunungan Bintang. Pendidikan adalah salah satu pilar utama dalam membangun masa depan yang lebih baik. Oleh karena itu, menjaga dan melindungi fasilitas pendidikan dari segala bentuk ancaman adalah tanggung jawab bersama.

Pemerintah daerah dan pusat diharapkan segera mengambil tindakan untuk memulihkan kondisi pendidikan di Distrik Okbab. Langkah-langkah konkret seperti pembangunan kembali sekolah yang terbakar, pengamanan wilayah dari ancaman OPM, dan bantuan psikologis bagi anak-anak dan guru yang terdampak perlu segera dilakukan.

Penutup

Pembakaran SMP Negeri Okbab oleh kelompok yang diduga OPM adalah tragedi yang menyentuh hati banyak orang. Semoga dengan kejadian ini, semua pihak dapat lebih bersatu untuk melawan tindakan-tindakan tidak berperikemanusiaan dan memastikan masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda Papua.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru