Yusril Tegaskan Kasus Eks Jampidsus Harus Diproses Transparan, Hukum Tak Boleh Tebang Pilih
SUMEDANG Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra me
NASIONAL
jakarta -Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Mohammed Rycko Amelza Dahniel, mengungkapkan bahwa penyebaran paham intoleransi, kekerasan, dan radikalisme kini merambah luas ke dunia maya. Fenomena ini, jika dibiarkan tanpa penanganan yang tepat, dapat berpotensi mengarah pada tindakan terorisme yang meresahkan masyarakat.
Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, Rycko menjelaskan tiga strategi utama BNPT dalam pencegahan dan pemberantasan terorisme di ranah digital. Strategi tersebut meliputi pre-emptive strike, preventive strike, dan restorative strike. Pre-emptive strike dilakukan melalui patroli siber, take down konten berbahaya, dan kontra narasi untuk mencegah akses masyarakat terhadap konten yang berpotensi merusak. Sementara itu, preventive strike melibatkan sosialisasi intensif kepada kelompok rentan seperti perempuan, anak-anak, dan remaja, guna mencegah pengaruh negatif paham ekstremisme. Adapun restorative strike fokus pada penegakan hukum dan deradikalisasi bagi individu yang terlanjur terpengaruh.
Dr. Darmansjah Djumala, anggota Kelompok Ahli BNPT bidang kerjasama internasional, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam implementasi rencana aksi nasional pencegahan ekstremisme. Menurutnya, terorisme bukan sekadar masalah keamanan, melainkan akumulasi perilaku menyimpang yang mempengaruhi kehidupan beradab. Djumala juga mengingatkan bahwa menghargai perbedaan dan keberagaman adalah kunci dalam mewujudkan persatuan dalam negara yang majemuk.
Lebih lanjut, Djumala menekankan bahwa upaya penanggulangan terorisme dan propaganda intoleransi di dunia maya bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan seluruh masyarakat. Partisipasi aktif dari berbagai lapisan masyarakat diperlukan untuk melakukan counter-narasi terhadap konten-konten yang mengandung intoleransi dan radikalisme. Hal ini dapat dilakukan melalui pendekatan sederhana seperti memberikan penjelasan berdasarkan fakta dan pengetahuan dalam platform-platform digital seperti grup WhatsApp dan media sosial lainnya.
Di tengah semangat Pancasila yang menjadi landasan ideologi bangsa, Djumala menegaskan pentingnya nilai-nilai seperti menghargai perbedaan, toleransi, dan moderasi beragama sebagai panduan etika dan moral untuk memastikan keutuhan dan persatuan Indonesia.
Dengan demikian, penanggulangan paham intoleransi dan radikalisme di dunia maya tidak hanya menjadi tugas institusi negara, namun juga sebuah panggilan bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam menjaga kedamaian dan keamanan bersama.
(n/014)
SUMEDANG Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra me
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota (Pemko) Medan menyatakan dukungan penuh terhadap proses transisi penyelenggaraan Sekolah Rakyat Permanen yang meru
PENDIDIKAN
MEDAN Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Medan resmi dimulai serentak, Senin
PENDIDIKAN
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Besar (Mabes) TNI, Cilangkap, Ja
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) memastikan proses hukum yang menjerat Ketua Pelaksana Satgas PKH, Febrie Ad
NASIONAL
MEDAN Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mengungkap penyebab terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM)
EKONOMI
PEMATANGSIANTAR Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Pematangsiantar menyatakan akan mengajukan upaya hukum banding atas putusan b
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memberikan kesempatan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah P
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH SMA Muhammadiyah 1 Banda Aceh mengawali tahun ajaran baru 2026/2027 dengan menggelar Forum Ta&039aruf dan Orientasi (Fortas
PENDIDIKAN
TANJAB TIMUR Menghadapi musim kemarau yang diperkirakan dipengaruhi fenomena El Nino, jajaran TNI bersama Badan Penanggulangan Bencana D
NASIONAL