Terima Audiensi Bamagnas, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Sampaikan Komitmen Dukung Kegiatan Keagamaan
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, menerima audiensi dari Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas
PEMERINTAHAN
SOLO -Wali Kota Solo yang juga menjadi salah satu calon wakil presiden dengan suara terbanyak dalam pemilihan sebelumnya, Gibran Rakabuming Raka, memberikan tanggapannya terhadap tudingan yang dilontarkan oleh Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, mengenai seringnya dia diduga “bohongi” partai.
Tudingan ini disampaikan oleh Hasto Kristiyanto seiring dengan harapan Gibran untuk bertemu dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi. Gibran telah mengutarakan harapannya agar kedua tokoh tersebut dapat bertemu, namun respon dari Hasto Kristiyanto menunjukkan keraguan akan kepastian dari pernyataan tersebut.
Dalam suasana yang terasa hangat namun penuh perdebatan di Balai Kota Solo, Gibran menyatakan bahwa Hasto Kristiyanto kerap “meresahkan” dengan bahasannya yang negatif. Meskipun demikian, Gibran memilih untuk berpikir positif dalam menghadapi situasi tersebut. Menurutnya, penting bagi tokoh-tokoh untuk terus berpikir positif, terutama dalam momen silaturahmi yang dianggapnya sebagai hal yang baik.
“Kalau saya selalu berpikir positif, sekali lagi namanya silaturahmi itu hal baik. Kontestasi, kompetisi, sudah selesai. Waktunya bermaaf-maafan bergandengan tangan memajukan Indonesia,” ujar Gibran dengan mantap, menunjukkan sikap optimisnya dalam menyikapi situasi politik yang kerap diwarnai oleh perbedaan pendapat dan tudingan.
Terkait dengan harapannya untuk bertemu dengan tokoh PDIP, Gibran mengakui bahwa ada kemungkinan bahwa mereka yang belum dapat ditemui saat ini sedang sibuk. Namun, dia tetap berharap ada jadwal ulang pertemuan dengan tokoh-tokoh tersebut.
Meskipun begitu, reaksi Hasto Kristiyanto terhadap pernyataan Gibran menunjukkan adanya ketidakpastian dan keraguan. Hasto ingin memastikan terlebih dahulu kebenaran dari pernyataan tersebut, menyatakan bahwa dirinya sudah beberapa kali “diberi harapan palsu” oleh Gibran.
Situasi ini mencerminkan dinamika politik yang terus berkembang di Tanah Air, di mana pertemuan dan dialog antara berbagai pihak menjadi kunci untuk membangun kesepahaman dan kerjasama. Dalam konteks ini, sikap optimis Gibran dalam menjaga silaturahmi dan menghadapi tantangan politik adalah langkah yang perlu diapresiasi.
(N/014)
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, menerima audiensi dari Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (Bamagnas
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Sebuah kisah inspiratif kembali terukir dari pasangan kader Muhammadiyah dan Aisyiyah Aceh, Dr. H. Muhammad Yamin Abduh, S.E.,
SOSOK
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan dukungannya agar Sumut menjadi tuan rumah Asian Women U20 Vo
OLAHRAGA
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak semestinya dibebankan kepada anggaran
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah, Febri Diansyah, menyatakan penahanan kliennya
HUKUM DAN KRIMINAL
BATANG Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa dirinya telah mengirim sejumlah tim ke berbagai negara untuk mempelajari praktik terb
PEMERINTAHAN
BATANG Presiden Prabowo Subianto meresmikan pelaksanaan akad massal 62.710 unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi yang digelar serentak
PEMERINTAHAN
JAKARTA Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) merespons positif putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan sebagian permoho
NASIONAL
BATANG Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh bangsa Indonesia untuk siap secara mental menghadapi kemungkinan meluasnya perang di
POLITIK
JAKARTA Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan bahwa pencarian buron kasus suap PAW anggota DPR, Harun Masiku, masih menjadi beban pikira
HUKUM DAN KRIMINAL