Epic Comeback Tumbangkan China 3-2, Ubed Segel Emas Pertama Indonesia di Asian Games 2026
AICHI Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia meraih medali emas pertama untuk kontingen Merah Putih di Asian Games AichiNagoya 2026. Ind
OLAHRAGA
SEMARANG –Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip), dr. Yan Wisnu Prajoko, mengungkapkan adanya praktik bullying berupa pungutan biaya yang signifikan terhadap mahasiswa baru di Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Prodi Anestesi. Pengakuan ini datang setelah sorotan publik dan kasus tragis yang melibatkan seorang mahasiswa PPDS, dokter Aulia Risma, yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya pada bulan Agustus lalu.
Dalam sebuah jumpa pers di kantornya pada Jumat (13/9), dr. Yan Wisnu menjelaskan bahwa mahasiswa baru di Prodi Anestesi dikenakan pungutan uang sebesar Rp 20 hingga Rp 40 juta untuk periode semester pertama atau enam bulan. Iuran ini dikumpulkan dari 7 hingga 11 mahasiswa baru per semester dan digunakan untuk berbagai keperluan operasional, termasuk konsumsi, sewa mobil, dan kos.
“Di semester pertama, setiap mahasiswa baru di Prodi Anestesi diharuskan membayar iuran sebesar Rp 20-40 juta per bulan selama enam bulan. Iuran ini untuk gotong-royong konsumsi dan juga untuk membiayai kebutuhan operasional seperti menyewa mobil dan kos,” ungkap dr. Yan Wisnu.
Menurutnya, iuran tersebut merupakan hasil dari kesalahan sistem kerja yang diterapkan dalam program PPDS. Dikatakan bahwa pungutan ini dilakukan sebagai bentuk gotong-royong, di mana mahasiswa senior juga menerima manfaat dari uang tersebut. Namun, dr. Yan Wisnu mengakui bahwa apa pun alasannya, praktik tersebut tidak dapat dibenarkan dan termasuk dalam kategori bullying.
“Iuran ini sebenarnya merupakan bentuk dari sistem kerja yang keliru, tetapi pada akhirnya, praktik ini tetap dianggap sebagai perundungan. Apa pun alasan rasionalisasi yang diberikan, masyarakat luar akan melihatnya sebagai sesuatu yang tidak tepat,” tambahnya.
Kasus ini mendapat perhatian luas setelah kematian dokter Aulia Risma, yang menjadi salah satu korban dari sistem pendidikan yang kontroversial ini. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kemudian memutuskan untuk menghentikan sementara PPDS Program Studi Anestesi di RSUP Dr. Kariadi Semarang, tempat dokter Aulia menempuh pendidikan spesialisnya, karena adanya dugaan perundungan.
Sebelumnya, Undip sempat membantah adanya perundungan dalam program PPDS mereka. Namun, dengan munculnya pengakuan dr. Yan Wisnu dan fakta baru terkait pungutan biaya, Universitas Diponegoro kini mengakui adanya masalah dalam sistem pembinaan mereka dan meminta maaf atas kejadian yang telah menimpa mahasiswanya.
“Pengakuan ini merupakan langkah awal untuk memperbaiki sistem dan memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Kami akan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menindaklanjuti masalah ini dan memastikan bahwa program pendidikan kami berjalan sesuai dengan standar yang berlaku,” kata dr. Yan Wisnu menutup pernyataannya.
Universitas Diponegoro kini menghadapi tantangan besar untuk memperbaiki sistem pembinaan di Prodi Anestesi dan meningkatkan transparansi dalam pengelolaan iuran mahasiswa agar ke depannya tidak ada lagi praktik bullying yang merugikan mahasiswa
(n/014)
AICHI Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia meraih medali emas pertama untuk kontingen Merah Putih di Asian Games AichiNagoya 2026. Ind
OLAHRAGA
JAKARTA Pendamping Roy Suryo, Gus Nur, menantang pihak yang dapat menghadirkan ijazah asli Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam per
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, meminta Rismon Sianipar dikenakan pasal yang sama dengan Roy dalam perkara dugaan manipulasi d
NASIONAL
JAKARTA Roy Suryo menegaskan akan tetap melawan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara tudingan ijazah Presiden ke7 RI Joko Wido
NASIONAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkap adanya arahan Presiden ke7 RI Joko Widodo terkait pembagian 20.00
NASIONAL
MEDAN Tim Opsnal Polsek Medan Baru menembak seorang pria bernama Reza Pratama (28) yang diduga membobol kamar kos di Jalan S. Parman, Kelu
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Ketua Umum Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo meresmikan 82 titik sumur bor dan instalasi air bersih untuk masyarakat di s
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta Komisi III DPR RI mendalami temuan Ombudsman Republik Indonesia terkait fasilitas yan
NASIONAL
CIBINONG Temuan fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapat sorotan. Penga
HUKUM DAN KRIMINAL
CIBINONG Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah Ombudsman RI menemukan ba
HUKUM DAN KRIMINAL