BPA Luncurkan BPA Fair 2026, Dorong Optimalisasi Lelang Aset Negara dengan Target Rp100 Miliar Lebih
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
ASIA BARAT DAYA - Sungai Eufrat, salah satu sungai terbesar di Asia Barat Daya, kini sedang mengalami fenomena mengkhawatirkan: mengeringnya aliran air secara drastis.
Peristiwa ini memicu perhatian dunia, bukan hanya karena dampak lingkungan dan sosialnya, tetapi juga karena kaitannya dengan nubuat dalam ajaran Islam.
Di tengah mengeringnya Sungai Eufrat, sejumlah warga di kawasan Suriah dan Irak dilaporkan menggali dasar sungai. Mereka berharap menemukan emas yang tampak berkilauan dari permukaan yang kini tersingkap. Namun para ahli geologi mengingatkan bahwa kilauan itu belum tentu emas.
"Mineral yang terlihat bisa jadi hanyalah pyrit, atau yang dikenal dengan sebutan 'emas bodoh'," kata insinyur geologi Khaled al-Shammari seperti dikutip dari Shafaq News.
Nubuat Rasulullah SAW: Gunung Emas di Sungai Eufrat
Fenomena ini mengingatkan umat Islam pada hadis Nabi Muhammad SAW tentang tanda-tanda datangnya hari kiamat, di mana disebutkan bahwa Sungai Eufrat akan mengering dan mengungkap 'gunung emas', hingga manusia saling membunuh untuk memperebutkannya.
"Kiamat tidak akan terjadi sampai Eufrat mengering sehingga muncullah gunung emas. Manusia pun saling bunuh untuk memperebutkannya…" (HR Muslim No. 2894)
Beberapa ulama menafsirkan bahwa peristiwa ini bisa terjadi saat kemunculan Imam Mahdi atau turunnya Nabi Isa AS ke bumi, meskipun tidak ada kepastian waktu terjadinya.
Pengingat untuk Umat
Meski fenomena ini menarik perhatian banyak orang, para ulama menegaskan bahwa yang lebih penting adalah memperkuat amalan dan keimanan, bukan sekadar fokus pada kapan dan bagaimana hal itu akan terjadi.
"Jika benar itu bagian dari tanda kiamat, maka fitnah harta akan datang. Umat Islam harus siap secara ruhani, bukan hanya fisik," tulis Syekh Sulaiman Al-Asyqar.
Mengeringnya Sungai Eufrat memang menciptakan kehebohan tersendiri, baik dari sisi ilmiah maupun spiritual.
Namun umat disarankan untuk menyikapinya dengan bijak, tetap berpikir kritis dan memperbanyak amal baik dalam menghadapi setiap fenomena akhir zaman.*
(oz/j006)
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
MEDAN Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Saiful Bahri alias Pon (47), kurir narkotika
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa Rancangan UndangUndan
POLITIK
BATU BARA Wacana pemekaran wilayah yang mengusung pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur kembali memantik perhatian publik. Kali ini
POLITIK
JAKARTA Pemerintah terus mendorong penguatan ketahanan energi nasional melalui diversifikasi bauran energi, termasuk opsi pengembangan P
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut Indonesia saat ini berada dalam kondisi survival mode ekonomi di tengah
EKONOMI
MEDAN Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menekankan pentingnya perusahaan menyesuaikan penugasan peserta magang dengan latar be
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan klarifikasi terkait pernyataannya mengenai kebutuhan hingga 19.000 e
EKONOMI
JAKARTA Tim penasihat hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menyampaikan keberatan atas perce
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengingatkan bahwa risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun 2026 diper
PEMERINTAHAN