RDP Kematian Winda Lorenza di DPRD Sumut Buntu, Polda Sumut dan Polrestabes Medan Absen
MEDAN Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi A DPRD Sumatera Utara terkait kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri Brigadir I, terpaksa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA– Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, yang akrab disapa Danny Pomanto, menerima Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalencana Wira Karya dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Penghargaan ini diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 yang berlangsung di Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Danny Pomanto menjadi satu-satunya wali kota di Indonesia yang meraih penghargaan bergengsi tersebut. Penganugerahan Satyalencana Wira Karya diberikan kepada lima tokoh yang telah berjasa besar dalam program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana, khususnya program Bangga Kencana, serta upaya penurunan angka stunting.
Penghargaan yang diterima oleh Danny Pomanto merupakan pengakuan atas dedikasinya dalam menyukseskan berbagai program penting, terutama yang berkaitan dengan pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana. Salah satu pencapaian utamanya adalah program Bangga Kencana yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup keluarga Indonesia, serta keberhasilan Pemkot Makassar dalam menurunkan angka stunting.
Dalam sambutannya, Danny Pomanto mengungkapkan bahwa penghargaan ini bukan hanya miliknya, tetapi milik seluruh tim DPPKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana) Makassar dan masyarakat Kota Makassar yang telah mendukung dan berperan aktif dalam keberhasilan program-program tersebut.
“Ini adalah apresiasi untuk tim DPPKB Makassar yang telah bekerja keras, serta masyarakat yang turut mendukung program Bangga Kencana dan stunting di Kota Makassar,” ujar Danny Pomanto.
Sebagai bagian dari upayanya untuk mengatasi masalah stunting, Danny Pomanto juga memperkenalkan berbagai inovasi lokal yang menjadi penilaian dalam penghargaan tersebut. Salah satunya adalah aplikasi Masiga, sebuah platform digital yang memuat database program Bangga Kencana, serta program Lorong Pengendali Stunting (Lopis), yang berfungsi sebagai upaya konkrit Pemkot Makassar dalam menekan angka stunting. Dalam program ini, salah satu inisiatifnya adalah Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), yang memungkinkan masyarakat berpartisipasi langsung dalam membantu anak-anak stunting.
“Angka stunting di Makassar per Februari 2024 telah menurun menjadi 3,01%, lebih baik dibandingkan dengan 3,73% pada periode yang sama tahun sebelumnya,” ujar Syahruddin, Kepala DPPKB Makassar. Ini menunjukkan hasil positif dari program yang digagas oleh Pemerintah Kota Makassar.
Selain itu, Pemkot Makassar juga telah mengembangkan Kampung KB sebagai wadah pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga. Pada tahun 2023, Kota Makassar berhasil membangun 153 Kampung KB, sebuah lonjakan signifikan dibandingkan dengan hanya 16 Kampung KB pada tahun sebelumnya. Danny Pomanto menekankan bahwa pembangunan sarana dan prasarana, serta dukungan pembiayaan untuk program-program ini melalui APBD, sangat penting untuk memperkuat keluarga sebagai unit dasar pembangunan bangsa.
“Penghargaan ini adalah motivasi untuk terus berupaya memenuhi target-target kuantitatif dalam pembangunan keluarga di Kota Makassar,” lanjut Danny.
Penganugerahan Satyalencana Wira Karya merupakan hasil dari proses yang ketat. Pengusulan dilakukan oleh BKKBN RI dan Pemerintah Provinsi, diikuti dengan verifikasi dan peninjauan lapangan oleh tim dari Sekretariat Militer Presiden. Satyalencana Wira Karya adalah penghargaan tertinggi yang diberikan kepada individu yang telah berkontribusi besar dalam pembangunan bangsa dan negara, serta menjadi teladan bagi orang lain.
Dengan penghargaan ini, diharapkan dapat mendorong lebih banyak inovasi dalam pembangunan keluarga dan penurunan angka stunting, yang menjadi salah satu prioritas nasional.
(JOHANSIRAIT)
MEDAN Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi A DPRD Sumatera Utara terkait kematian Winda Lorenza Gowasa, mantan istri Brigadir I, terpaksa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Direktur Utama PT Danrus Utama Engineering, Averias Sarumaha, divonis lepas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Medan dalam perka
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Anggota DPRD Sumatera Utara, Dhody Thahir, keluar dari tahanan Polda Sumatera Utara setelah Pengadilan Negeri (PN) Medan menyataka
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi untuk menyelesaikan persoalan pertanahan
PEMERINTAHAN
ASAHAN Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan menyoroti pentingnya ketertiban administrasi dan
PEMERINTAHAN
ASAHAN Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin meminta seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memperketat pengawasan terhadap pengola
PEMERINTAHAN
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan memburuk akibat sebaran kabut asap lintas batas yang terbawa angin ke wilayah Sumatera Utara. Berdasa
PERISTIWA
JAKARTA Bareskrim Polri menetapkan sembilan perusahaan perkebunan kelapa sawit sebagai tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyampaikan keprihatinannya atas operas
NASIONAL
JAKARTA Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid menyampaikan keprihatinan atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korup
NASIONAL