BREAKING NEWS
Rabu, 27 Mei 2026

Kurban Wujud Nyata Filantropi Islam dan Kepedulian Sosial

T.Jamaluddin - Rabu, 27 Mei 2026 10:14 WIB
Kurban Wujud Nyata Filantropi Islam dan Kepedulian Sosial
Dosen Program Studi Hukum Ekonomi Syariah STIS Nahdlatul Ulama Aceh, Tgk. Shafwan Bendadeh, SHI., M.Sh. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEHIbadah kurban tidak hanya dimaknai sebagai ritual penyembelihan hewan semata, tetapi juga menjadi manifestasi nyata semangat filantropi Islam yang mengajarkan kepedulian sosial, keikhlasan, dan pengorbanan demi kemaslahatan umat.

Pesan tersebut disampaikan Dosen Program Studi Hukum Ekonomi Syariah STIS Nahdlatul Ulama Aceh, Tgk. Shafwan Bendadeh, SHI., M.Sh, saat menyampaikan khutbah Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Baitul 'Alam, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Rabu (27/5/2026).

Dalam khutbahnya, Shafwan menegaskan bahwa kurban merupakan bagian dari rangkaian ajaran Islam yang mendorong umat untuk berbagi dan memperkuat solidaritas sosial.

Baca Juga:

Menurutnya, semangat berkurban seharusnya tidak berhenti pada momentum Iduladha, melainkan terus diwujudkan melalui zakat, infak, dan wakaf.

"Bayangkan jika semangat kurban tidak hanya hidup satu hari, tetapi terus berlanjut dalam bentuk zakat yang ditunaikan dengan benar, infak yang dilakukan dengan ringan, dan wakaf yang dirancang untuk masa depan umat. Maka umat ini tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga kokoh secara sosial dan ekonomi," ujar Shafwan.

Ia menilai, salah satu hikmah terbesar dari ibadah kurban adalah melatih umat Islam untuk mengurangi kecintaan berlebihan terhadap harta dunia.

Dalam kehidupan sehari-hari, kata dia, banyak orang dengan mudah mengeluarkan uang untuk memenuhi keinginan pribadi, namun sering kali ragu ketika diminta berkorban di jalan Allah.

Menurut Shafwan, kondisi tersebut menjadi refleksi penting bagi setiap Muslim untuk menilai sejauh mana kecintaan kepada Allah dibandingkan kecintaan terhadap dunia.

"Setiap harta yang dikeluarkan di jalan Allah tidak pernah benar-benar berkurang. Justru itu menjadi investasi abadi yang balasannya akan ditemukan di akhirat kelak," katanya.

Selain aspek spiritual, Shafwan juga menyoroti dimensi sosial dari ibadah kurban.

Pembagian daging kurban, menurutnya, bukan sekadar aktivitas berbagi pangan, tetapi juga sarana membangun empati, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.

Ia mengingatkan masih banyak masyarakat yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan perhatian dari mereka yang memiliki kemampuan lebih.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ibadah Haji dan Kurban Adalah Ibadah Istimewa, Khatib Iduladha Muhammadiyah Aceh Ajak Umat Teladani Kesabaran Nabi Ibrahim
Rico Waas Buka Festival Bedug Gema Takbir di Belawan, Ajak Warga Hapus Stigma Negatif Medan Utara
Malam Takbiran Iduladha 1447 H, Rico Waas Ajak ASN Pemko Medan Bekerja Ikhlas dan Penuh Pengorbanan
Tata Cara Pembagian Daging Kurban Sesuai Sunnah, Ini Ketentuan dan Porsinya
Pemkab Labuhanbatu Selatan Gelar Malam Takbiran di SBBK Kotapinang, Bupati Ajak Warga Perkuat Kebersamaan
Pemkab Asahan Gelar Pawai Takbir Sambut Idul Adha 1447 H, 100 Kendaraan Ikut Meriahkan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru