OTT KPK di Sukoharjo Berujung Penetapan 3 Tersangka, Bupati dan Dua Pejabat Terjerat
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasa
HUKUM DAN KRIMINAL
SIDOARJO -Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan menyerahkan estafet kepemimpinan kepada presiden terpilih Prabowo Subianto pada 20 Oktober 2024, mengisyaratkan kemungkinan adanya reshuffle kabinet menjelang akhir masa jabatannya. Hal tersebut disampaikan Jokowi usai meresmikan Fly Over Juanda di Sidoarjo, Jumat (6/9).
Jokowi mengungkapkan bahwa masih ada kemungkinan untuk melakukan reshuffle kabinet sebelum masa jabatannya berakhir. “Ya bisa (melakukan reshuffle kabinet),” kata Jokowi saat ditanya mengenai kemungkinan perubahan dalam susunan kabinet.
Saat ini, Jokowi harus menghadapi perubahan besar dalam kabinetnya karena beberapa menteri akan meninggalkan posisi mereka untuk mengikuti ajang Pilkada 2024. Salah satu yang sudah pasti meninggalkan kursi kementerian adalah Tri Rismaharini, yang baru-baru ini mengajukan pengunduran dirinya sebagai Menteri Sosial untuk maju sebagai calon gubernur Jawa Timur. Pengunduran diri Risma telah resmi ditandatangani oleh Jokowi.
Sementara itu, Pramono Anung, Menteri Sekretaris Kabinet, juga telah mengumumkan pengunduran dirinya untuk mencalonkan diri sebagai gubernur Jakarta. Meski demikian, surat pengunduran dirinya belum secara resmi ditandatangani oleh Jokowi. Pramono Anung menyatakan bahwa dia akan mundur dari jabatannya setelah ditetapkan sebagai calon gubernur Jakarta.
Jokowi sebelumnya juga telah melakukan reshuffle kabinet yang melibatkan pelantikan beberapa pejabat baru pada 19 Agustus 2024. Dalam reshuffle tersebut, Jokowi melantik Supratman Andi Agtas sebagai Menteri Hukum dan HAM, Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rosan Roeslani sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM, dan Angga Raka Prabowo sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika. Selain itu, Jokowi juga melantik tiga kepala badan baru: Taruna Ikrar sebagai Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Prof. Dadan Hindayana sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, dan Hasan Nasbi sebagai Kepala Kantor Komunikasi Presiden.
Perubahan dalam kabinet ini menunjukkan dinamika politik menjelang akhir masa pemerintahan Jokowi, serta dampaknya terhadap persiapan pemerintah mendatang di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto. Reshuffle kabinet yang mungkin terjadi dalam waktu dekat akan menjadi perhatian utama dalam menyongsong periode transisi kepemimpinan ini.
(N/014)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasa
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH BESAR Warga Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Pekan Bada, bergotong royong membersihkan lingkungan di sekitar kantor keuchik sebagai persia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 45 Tahun 2026 yang mengatur pembebas
EKONOMI
JAKARTA Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjadwalkan pembacaan putusan gugatan praperadilan yang diajukan Roy Suryo terkait penetapan dir
NASIONAL
JAKARTA Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan kinerja positif sepanjang perdagangan 610 Juli 2026. Bursa Efek Indonesi
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menegakkan hukum secara adil tanpa pandang bulu. Menurutnya, hukum harus ber
NASIONAL
KARAKAS Jumlah korban meninggal dunia akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni 2026 terus bertambah. Hingga
INTERNASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Sabtu (11/7/2026). Berdasarkan pemba
EKONOMI
JAKARTA Harga sejumlah komoditas pangan di tingkat pedagang eceran nasional masih mengalami pergerakan. Berdasarkan data Pusat Informasi
EKONOMI
MEDAN Pengamat politik Sumatera Utara, Shohibul Anshor Siregar, menilai komitmen pemberantasan korupsi pada masa pemerintahan Presiden Pr
NASIONAL