BREAKING NEWS
Kamis, 23 April 2026

Bahlil Bongkar Modus Tambang Ilegal: Izin Pasir Kuarsa dan Silika, Tapi Isinya Timah

Adelia Syafitri - Senin, 24 November 2025 18:27 WIB
Bahlil Bongkar Modus Tambang Ilegal: Izin Pasir Kuarsa dan Silika, Tapi Isinya Timah
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (foto: bahlillahadalia/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap praktik tambang timah ilegal yang memanfaatkan izin usaha pertambangan (IUP) untuk pasir kuarsa dan silika.

Modus ini ditemukan saat Bahlil melakukan inspeksi lapangan.

"Ada satu yang kemarin saya temukan, bahwa mereka izinnya pasir kuarsa (dan silika) tapi di dalamnya timah," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Senin (24/11/2025).

Baca Juga:

Menindaklanjuti temuan ini, Bahlil memastikan seluruh perizinan tambang pasir kuarsa dan silika akan ditarik dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat.

Keputusan ini merujuk pada hasil rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

"Sekarang, dengan keputusan ratas kemarin, akan ada revisi peraturan. Untuk seluruh perizinan (penambangan) pasir kuarsa maupun pasir silika akan ditarik ke pusat," tegas Bahlil.

Langkah ini tidak hanya berlaku di Bangka Belitung, tetapi seluruh daerah di Indonesia.

Tujuannya untuk merapikan tata kelola pertambangan dan menutup celah praktik ilegal yang merugikan negara.

Selain penyalahgunaan izin, Bahlil juga menyoroti tambang yang telah memiliki IUP tetapi belum mengantongi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).

Aktivitas ini tetap dikategorikan ilegal dan menimbulkan kerusakan lingkungan.

"Itu semuanya akan diberikan sanksi sesuai aturan yang ada. Kami tidak ingin lebih parah, jadi kami tertibkan semuanya," kata Bahlil.

Presiden Prabowo sebelumnya memimpin rapat terbatas di Hambalang, Bogor, Minggu (23/11) untuk membahas penanganan kawasan tambang ilegal, menekankan pentingnya langkah terpadu lintas lembaga agar penegakan hukum berjalan efektif.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Impor Beras Ilegal Thailand 250 Ton Masuk Sabang, Mentan Amran: Tujuannya Cari Untung!
Presiden Minta Menhan Sjafrie Tegas Berantas Tambang Ilegal
Mentan Amran Ultimatum Copot Dirjen yang Meloloskan 250 Ton Beras Impor Ilegal
Diskotek Ilegal Kembali Beroperasi di Bukit Lawang, Warga Desak Penutupan Total
DPR Dukung Penggantian Barang Thrifting dengan Produk Lokal
OJK Sumut Ungkap Deposit Judol Capai Rp 1,7 Triliun, 460 Ribu Pemain Didominasi Pelajar dan Mahasiswa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru