BREAKING NEWS
Rabu, 11 Maret 2026

Bahlil Pastikan Kalteng Jadi Salah Satu Fokus Hilirisasi Nasional, Dua Proyek Tambang Siap Direalisasikan

Abyadi Siregar - Sabtu, 29 November 2025 22:51 WIB
Bahlil Pastikan Kalteng Jadi Salah Satu Fokus Hilirisasi Nasional, Dua Proyek Tambang Siap Direalisasikan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Kalteng di Swiss-Belhotel Danum, Palangka Raya, Sabtu (29/11/2025). (foto: Nisa Rahimia/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PALANGKA RAYA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan dua proyek hilirisasi pertambangan akan ditempatkan di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Langkah ini menjadi bagian dari 18 proyek hilirisasi nasional senilai total Rp618 triliun yang sedang difinalisasi pemerintah.

Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Kalteng di Swiss-Belhotel Danum, Palangka Raya, Sabtu (29/11/2025).

Baca Juga:

Selain hadir sebagai Menteri ESDM, Bahlil juga hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Dalam sambutannya, Bahlil menekankan potensi sumber daya alam Kalteng yang dinilai masih belum dimanfaatkan secara optimal, terutama sektor pertambangan.

Provinsi ini memiliki cadangan mineral strategis yang relevan dengan agenda hilirisasi jangka panjang pemerintah.

"Kalteng merupakan salah satu provinsi yang punya sumber daya alam luar biasa. Pertambangan ada di sini. Nanti kami akan dorong hilirisasi," ujar Bahlil.

Dua proyek yang dipersiapkan pemerintah untuk Kalteng adalah hilirisasi pasir kuarsa, yang akan mendukung pengembangan industri panel surya, serta pembangunan industri alumina.

Kedua proyek ini telah masuk dalam desain awal Satgas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi.

Bahlil menyebut, prastudi kelayakan (pra-FS) seluruh proyek telah diserahkan ke Satgas Hilirisasi melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) pada Juli 2025. Proses pra-FS kini memasuki tahap akhir dan akan menjadi dasar implementasi mulai 2026.

"Pada 2026 kami akan turun ke sini untuk clear-kan. Pra-FS-nya sudah mau selesai," kata Bahlil.

Di sela penjelasan teknis, Bahlil juga menyelipkan gurauan politik kepada Gubernur Kalteng yang berasal dari Partai Gerindra.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PT Agincourt Dikritik karena Buka Donasi di Tengah Bencana Tabagsel: Memalukan! Sekelas Tambang Emas Minta Sumbangan?
Tarif Listrik Non-Subsidi Stabil, PLN dan Pemerintah Pastikan Harga Tetap Hingga Awal Desember 2025
TNI Ditugaskan Amankan Kilang Minyak BUMN, Bahlil Lahadalia: Daripada Disabotase?
PLN Butuh Investasi Rp3.000 Triliun untuk RUPTL 2025-2034, Fokus 76% Pembangkit Energi Terbarukan
ESDM Tegaskan Kilang dan Terminal BBM Termasuk Objek Vital Nasional, TNI-Polri Siap Amankan
Purbaya dan Bahlil Sepakat Tambah Kuota LPG 3 Kg Sebesar 370 Ribu Ton Jelang Nataru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru