Ia mengimbau investor untuk tetap rasional dan memperhatikan fundamental ketika mengambil keputusan investasi.
"Menghadapi ketidakpastian yang meningkat akibat eskalasi geopolitik global, kami menghimbau investor tetap rasional dan menyesuaikan strategi investasi dengan toleransi risiko masing-masing," kata Jeffrey Hendrik.
Sepekan terakhir, IHSG tercatat melemah 4,52%, sementara koreksi sepanjang 2026 mencapai 7,29%. Pada perdagangan Senin, volume transaksi tercatat 56,60 miliar saham dengan nilai Rp 29,83 triliun, dari total frekuensi 3.652.154 kali.
Sebanyak 671 saham melemah, 108 menguat, dan 41 stagnan.
Eskalasi geopolitik memuncak setelah serangan pada Sabtu (28/2/2026) yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, memicu kekhawatiran investor terhadap pasar global.
Pengamat menilai volatilitas pasar kemungkinan berlanjut hingga situasi di Timur Tengah mereda, sehingga strategi jangka panjang dan diversifikasi portofolio menjadi kunci bagi investor.*
(d/dh)
Editor
: Dharma
Koreksi IHSG Terus Berlanjut, Investor Diminta Tetap Rasional di Tengah Eskalasi Geopolitik