BREAKING NEWS
Senin, 20 April 2026

Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,4–6 Persen di Tengah Tekanan Global

Nurul - Senin, 20 April 2026 20:12 WIB
Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,4–6 Persen di Tengah Tekanan Global
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) melakukan pertemuan strategis dengan Managing Director IMF Kristalina Georgieva (kanan) di tengah rangkaian agendanya di Washington DC, Amerika Serikat. (Foto: Kementerian Keuangan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

WASHINGTON DCMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme bahwa perekonomian Indonesia mampu tumbuh di kisaran 5,4 hingga 6 persen pada 2026, meski dunia masih menghadapi ketegangan geopolitik dan perlambatan ekonomi global.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Pertemuan Musim Semi Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (World Bank Spring Meeting) di Washington DC, Amerika Serikat.

Purbaya mengatakan optimisme itu didukung oleh fundamental ekonomi nasional yang dinilai masih kuat dan stabil, termasuk konsumsi rumah tangga, inflasi terkendali, serta kebijakan fiskal yang terjaga.

Baca Juga:

"Ketika banyak negara mengalami perlambatan ekonomi, Indonesia tetap tumbuh 5,11 persen pada 2025. Ini menunjukkan ketahanan ekonomi domestik kita," ujar Purbaya dalam pertemuan IMF, Senin (20/4/2026).

Selain itu, Indonesia juga mencatatkan kinerja positif pada neraca perdagangan dengan surplus sebesar 1,27 miliar dolar AS pada Februari 2026. Capaian tersebut memperpanjang tren surplus selama 70 bulan berturut-turut.

Menurut Purbaya, stabilitas ekonomi Indonesia juga ditopang oleh defisit fiskal yang terkendali, rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang rendah, serta kebijakan hilirisasi yang terus didorong pemerintah.

Dalam forum tersebut, Menkeu juga menyampaikan bahwa pemerintah tetap mewaspadai dinamika global, khususnya konflik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi harga energi dunia.

Untuk meredam dampak guncangan global, pemerintah disebut telah menyiapkan bantalan fiskal serta menjaga stabilitas subsidi energi guna melindungi daya beli masyarakat.

Purbaya menambahkan, strategi jangka panjang pemerintah tetap difokuskan pada efisiensi belanja negara serta percepatan transformasi struktural ekonomi menuju negara berpendapatan tinggi.

Pemerintah Indonesia, kata dia, berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat daya saing nasional di tengah ketidakpastian global.*

(an/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Satgas Haji Resmi Dibentuk, Kapolri Instruksikan Penguatan Pengawasan untuk Cegah Haji Ilegal dan Penipuan
Rakor Asahan Tekankan Sinkronisasi Program Prioritas, Percepatan Pembangunan Digeber
Indonesia Ikut Antalya Diplomacy Forum 2026, Bahas Palestina hingga Geopolitik Timur Tengah
Sidang Kasus Air Keras Andrie Yunus Digelar 29 April, 4 Prajurit TNI Jadi Terdakwa
BMKG Tegaskan Kemarau 2026 Lebih Kering, Tapi Bukan yang Terparah dalam 30 Tahun
Misi Perdamaian UNIFIL Berakhir, Panglima TNI Ungkap Kepulangan Prajurit dari Lebanon
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru