Bahas Narkoba Hingga Asusila Kapolres Aceh Timur Turun Langsung 'Ngopi Bareng' Warga Peudawa
ACEH TIMUR Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto menggelar ngopi bareng bersama elemen masyarakat di Kecamatan Peudawa, Rabu (30/9/
NASIONAL
JAKARTA – Pengamat politik dan ekonomi Samuel F. Silaen menilai capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,61 persen pada kuartal pertama 2026 tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi riil di lapangan. Ia bahkan menyebut angka tersebut berpotensi menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.
Menurutnya, angka pertumbuhan tersebut terlihat "indah di atas kertas", namun belum tentu menggambarkan situasi ekonomi yang sebenarnya dirasakan publik.
"Angka itu seperti disulap. Seolah-olah indah, tapi jauh dari kenyataan. Ini seperti permainan angka yang mencoba meyakinkan masyarakat," ujar Samuel, Rabu (6/5/2026).Baca Juga:
Ia menilai kondisi ekonomi saat ini berada pada fase yang tidak sepenuhnya stabil, bahkan berpotensi menuju tekanan yang lebih kompleks apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Samuel juga mempertanyakan apakah pertumbuhan tersebut benar-benar ditopang oleh fondasi ekonomi yang kuat atau hanya bersifat sementara.
"Pertumbuhan 5,61 persen itu justru harus dipertanyakan. Apakah ini fondasi kuat atau hanya penundaan dari masalah yang lebih besar?" katanya.
Ia mengibaratkan kondisi ekonomi saat ini seperti "pesta di lantai atas", sementara di sisi lain terdapat tekanan yang mulai terlihat di sektor keuangan, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat berada di kisaran Rp17.400 per dolar AS.
Selain itu, ia juga menyoroti peningkatan indikator risiko seperti credit default swap (CDS) dan yield obligasi yang dinilai menunjukkan adanya kehati-hatian pasar terhadap Indonesia.
"Ini bukan ciri ekonomi yang sepenuhnya sehat. Ada sinyal risiko yang tidak boleh diabaikan," ujarnya.
Dari perspektif ekonomi-politik, Samuel menilai angka pertumbuhan kerap dijadikan instrumen legitimasi kebijakan jangka pendek. Ia menekankan pentingnya membaca data ekonomi secara lebih menyeluruh, termasuk dampaknya terhadap masyarakat bawah.
"Pemerintah bisa saja menyampaikan ekonomi tumbuh, tapi di sisi lain pelemahan rupiah dan tekanan harga tetap dirasakan masyarakat," jelasnya.
Ia juga menyoroti dampak pelemahan rupiah yang berpotensi meningkatkan biaya impor, inflasi, serta tekanan terhadap suku bunga.
Menurutnya, kondisi tersebut dapat memicu efek berantai jika tidak dikelola dengan baik.
"Kalau tidak ditangani, dampaknya bisa menyebar ke banyak sektor," tambahnya.
Samuel menilai Bank Indonesia dan pemerintah saat ini berada dalam posisi kebijakan yang sulit, karena harus menjaga keseimbangan antara stabilitas nilai tukar dan pertumbuhan ekonomi.
Dari sisi fiskal, ia juga menyoroti beban subsidi yang terus meningkat dan berpotensi mengurangi ruang anggaran untuk sektor penting lainnya.
"Ini bukan sekadar angka APBN, tapi menyangkut prioritas pembangunan," ujarnya.
Ia menutup dengan menekankan bahwa indikator paling nyata dari kondisi ekonomi adalah daya tahan masyarakat sehari-hari.
"Dompet rakyat tidak pernah bohong. Itu indikator paling jujur," pungkasnya.*
(dh)
ACEH TIMUR Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto menggelar ngopi bareng bersama elemen masyarakat di Kecamatan Peudawa, Rabu (30/9/
NASIONAL
MEDAN Rumah Sakit Adam Malik Medan memperkuat layanan jantung dengan menghadirkan teknologi Pulse Field Ablation (PFA) untuk menangani pas
KESEHATAN
BOGOR Temuan hunian dengan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapat sorotan media asing. Kasus t
NASIONAL
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan pada Rabu (30/9/2026) tercatat masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Berdasarkan data peman
KESEHATAN
JAKARTA Ombudsman RI mengungkap dugaan pungutan liar (pungli) di Rutan Kelas I Pondok Bambu, Jakarta Timur. Warga binaan disebut harus memb
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kolonel TNI Cba Harfan Bahar didakwa memesan narkotika jenis sabu dan ekstasi dari mantan pacarnya, Januwati. Dalam dakwaan disebutka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. OK Saidin mengusulkan pembentukan Komite Integritas Riset Nasi
PENDIDIKAN
JAKARTA Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang memp
POLITIK
LUBUK PAKAM Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Deli Serdang tercatat sebesar 7,69 persen berdasarkan data Badan Pusat Statisti
EKONOMI
JAKARTA Penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ditetapkan berkisar Rp6,3 juta hingga Rp8,3 juta per bulan. Pemerin
EKONOMI