BREAKING NEWS
Sabtu, 16 Mei 2026

RI Sudah Deal Minyak Rusia, Kini Jajaki Pasokan LPG untuk Ketahanan Energi

Dharma - Rabu, 06 Mei 2026 16:33 WIB
RI Sudah Deal Minyak Rusia, Kini Jajaki Pasokan LPG untuk Ketahanan Energi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memberi keterangan ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (6/5/2026). (Foto: ANTARA/Putu Indah Savitri)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Pemerintah Indonesia membuka peluang kerja sama impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) dari Rusia setelah sebelumnya mencapai kesepakatan pembelian minyak mentah.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, untuk komoditas minyak mentah, kesepakatan impor telah tercapai. Sementara untuk LPG, masih dalam tahap penjajakan.

"Crude-nya yang sudah. Kalau LPG, potensinya ada," ujar Bahlil di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga:

Kesepakatan pembelian minyak mentah tersebut merupakan hasil pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa waktu lalu.

Indonesia disebut akan mengimpor sekitar 150 juta barel minyak mentah dari Rusia. Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketahanan pasokan energi nasional di tengah ketidakpastian geopolitik global.

"Yang paling penting adalah stok energi kita aman. Minyak dari Rusia sebentar lagi masuk," kata Bahlil.

Meski demikian, pemerintah belum membuka detail terkait harga pembelian minyak mentah tersebut. Bahlil hanya menyebut transaksi dilakukan secara business to business (B2B).

"Itu B2B saja, nanti kita bahas lebih lanjut," ujarnya.

Pemerintah menilai diversifikasi sumber energi, termasuk dari Rusia, menjadi langkah strategis dalam menjaga stabilitas pasokan energi di dalam negeri.*

(d/dh)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bahlil Tegaskan Belum Ada Kerja Sama Nikel G2G RI-Filipina, Buka Peluang Jalur B2B
Bahlil Sebut CNG Gantikan LPG, Harganya 30% Lebih Murah dan Hemat Devisa Rp 137 T
Isu Kudeta hingga Pembunuhan Vladimir Putin Menguat, Rusia Siaga Tinggi
Di Balik Lancarnya Pasokan Energi, Kapal Laut Jadi Urat Nadi Distribusi BBM dan LPG di Indonesia
Proyek DME Tersendat, Bahlil Sebut Ada Pihak yang Menghambat
Bahlil Ungkap Rencana LPG 3 Kg Bakal Diganti CNG: Lebih Murah 40 Persen
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru