BREAKING NEWS
Senin, 18 Mei 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.668 per Dolar AS, Dipicu Inflasi AS dan Harga Minyak

Nurul - Senin, 18 Mei 2026 17:13 WIB
Rupiah Melemah ke Rp17.668 per Dolar AS, Dipicu Inflasi AS dan Harga Minyak
Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Senin (18/5/2026). (Foto: FAUZA SYAHPUTRA|KATADATA)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (18/5/2026). Rupiah turun ke level Rp17.668 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya Rp17.597 per dolar AS.

Pelemahan rupiah dipengaruhi meningkatnya risiko inflasi di Amerika Serikat yang dipicu kenaikan harga energi global. Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi pasar bahwa bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan kebijakan suku bunga tinggi lebih lama.

Pengamat ekonomi mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan tingginya harga minyak membuat proses penurunan inflasi AS berjalan lebih lambat dari target The Fed.

Baca Juga:

"Prospek kebijakan moneter ketat dari The Fed semakin menguat karena harga energi yang lebih tinggi jelas telah memperlambat kemajuan disinflasi, mendorong inflasi semakin jauh dari target 2 persen The Fed," ujar Ibrahim dalam keterangannya di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Selain faktor ekonomi global, pasar juga mencermati meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Upaya mengakhiri konflik antara AS, Israel, dan Iran dinilai masih menemui jalan buntu setelah terjadinya serangan terhadap pembangkit listrik tenaga nuklir di Uni Emirat Arab (UEA).

Situasi tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi eskalasi konflik yang dapat berdampak pada kenaikan harga minyak dunia dan tekanan terhadap mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Di sisi lain, sentimen domestik turut menjadi perhatian pelaku pasar setelah Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan sebagian besar masyarakat di daerah tidak menggunakan dolar AS dalam aktivitas sehari-hari sehingga dampak pelemahan kurs dinilai tidak terlalu langsung dirasakan masyarakat.

Sementara itu, Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada perdagangan hari ini juga tercatat melemah ke level Rp17.666 per dolar AS dari sebelumnya Rp17.496 per dolar AS.*

(an/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rupiah Tembus Rp17.600, Perry Warjiyo Tegaskan BI Fokus Jaga Stabilitas Bukan Level Kurs
Prabowo Tiba-tiba Tanya Purbaya soal Dolar di Tengah Rupiah Melemah
Purbaya Pastikan Rupiah Tak Akan Ulangi Krisis 1998
DPR Semprot Bank Indonesia: Semua Instrumen Dipakai, Kenapa Rupiah Tetap Ambruk?
Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok, Menkeu Purbaya: Hanya Sementara
Rupiah “Babak Belur” di Awal Perdagangan Hari Ini, Melemah ke Rp17.657 per Dolar AS
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru