HOTMA Gelar Aksi Damai di Kejati Sumut, Ajak Masyarakat Hormati Proses Hukum Kasus Korupsi
MEDAN Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Organisasi Transparansi dan Mencegah Aksi Korupsi (HOTMA) menggelar aksi damai di dep
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH – Analis kebijakan publik sekaligus akademisi Universitas Syiah Kuala (USK), Nasrul Zaman, menilai rencana pengembangan Lapangan Tungkulo, Wilayah Kerja South Andaman dengan skema floating production storage and offloading (FPSO) merupakan bentuk "penjajahan ekonomi modern" yang berpotensi merugikan Aceh.
Pernyataan itu disampaikan Nasrul menanggapi sikap Gubernur Aceh yang meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunda penandatanganan Plan of Development (PoD) I Blok South Andaman, di tengah perdebatan antara pemerintah dan Mubadala Energy serta SKK Migas mengenai skema pengolahan gas.
Menurut Nasrul, skema lepas pantai tersebut dinilai memutus keterkaitan industri hulu dengan pengembangan ekonomi di daratan Aceh.Baca Juga:
Ia menyebut, rencana itu juga berpotensi mengabaikan kesepakatan sebelumnya terkait pembangunan Onshore Receiving Facility (ORF) di Lhokseumawe.
"Jika gas Andaman langsung dikapalkan tanpa masuk ke daratan, Aceh hanya menerima risiko lingkungan, sementara nilai tambah ekonominya lari ke luar daerah," kata Nasrul di Banda Aceh, Jumat, 5 Juni 2026.
Ia juga mengaitkan kebijakan pengelolaan migas di wilayah tersebut dengan sejarah konflik di Aceh.
Menurut dia, ketidakadilan distribusi ekonomi dari pengelolaan sumber daya alam pada masa lalu menjadi salah satu faktor yang memperpanjang instabilitas di daerah itu.
"Jangan sampai kebijakan hari ini mengabaikan sensitivitas sejarah Aceh. Ketidakadilan ekonomi di sektor migas pernah menjadi bagian dari akar persoalan konflik," ujarnya.
Nasrul mendesak Kementerian ESDM untuk tidak hanya mempertimbangkan aspek investasi, tetapi juga memastikan adanya keadilan ekonomi bagi daerah penghasil.
Ia menilai pengolahan gas di darat melalui fasilitas di Lhokseumawe akan memberi dampak ekonomi lebih luas, termasuk penciptaan lapangan kerja dan penguatan industri lokal.
"Pengelolaan sumber daya harus berpihak pada rakyat di daerah penghasil, bukan semata pada efisiensi korporasi," kata dia.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Kementerian ESDM maupun Mubadala Energy terkait pernyataan tersebut.*
MEDAN Sejumlah massa yang tergabung dalam Himpunan Organisasi Transparansi dan Mencegah Aksi Korupsi (HOTMA) menggelar aksi damai di dep
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Rapat Paripurna DPRD Sumatera Utara yang membahas pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2025
PEMERINTAHAN
MEDAN Polda Sumatera Utara mengungkap 3.865 kasus tindak pidana narkoba sepanjang Januari hingga Juni 2026. Dari pengungkapan tersebut,
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Polda Sumatera Utara memastikan enam personel Polri aktif telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana nark
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara resmi melaporkan pengacara Hotman Paris Hutapea ke Polda Sumatera Utara. Laporan
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban dalam proses evakuasi ledakan rumah mewah di Komplek Grand Polonia, Kecamatan Medan
PERISTIWA
MEDAN Nama Kahiyang Ayu, istri Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, disebut dalam persidangan dugaan korupsi kegiatan Medan Fashion F
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI dr. Benjamin Paulus Octavianus dan Wakil Me
KESEHATAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Bulan Juli Tahun 2026 yang berlangsun
PEMERINTAHAN
ASAHAN Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi membuka ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) Jenjang SMP Tingkat Kabupaten Asa
OLAHRAGA