'Ini Bukan Prestasi, Tapi Konsekuensi', Danyon Brimob Sumut Ungkap Alasan Pecat 10 Anggotanya
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA
BINJAI – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Binjai mendapat sorotan dari Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kota Binjai.
Wakil Bendahara DPD AMPI Kota Binjai, Hadyan Haqqul Yaqin Siregar, mendesak Pemerintah Kota Binjai segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.
Menurut Hadyan, pemerintah daerah tidak boleh membiarkan kondisi kelangkaan BBM berlarut karena dapat berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga sektor transportasi.Baca Juga:
Ia meminta Pemko Binjai segera berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk mengetahui penyebab berkurangnya pasokan BBM di sejumlah SPBU.
"Kami meminta Pemko Binjai segera menanyakan kepada pihak Pertamina, apa penyebabnya. Apakah kuotanya kurang, distribusinya tersendat, atau ada permainan di lapangan. Jangan sampai masyarakat yang dirugikan," tegas Hadyan, Minggu, 12 Juli 2026.
Selain meminta koordinasi dengan Pertamina, Hadyan juga mendorong Wali Kota Binjai bersama jajaran terkait turun langsung melakukan pengecekan ke lapangan.
Menurut dia, pemeriksaan langsung ke SPBU penting dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok, mengawasi distribusi BBM, serta mencegah kemungkinan adanya penyelewengan.
"Pemerintah harus hadir. Turun langsung ke SPBU, cek stok, cek antrian. Kalau perlu bentuk tim bersama Disperindag, Satpol PP, dan Polres untuk mengawasi distribusi," ujarnya.
Hadyan menilai kelangkaan BBM dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat.
Pengemudi ojek online, sopir angkutan umum, hingga pelaku UMKM disebut menjadi kelompok yang paling merasakan dampaknya karena BBM merupakan kebutuhan utama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Ia juga mengingatkan bahwa gangguan distribusi BBM berpotensi memengaruhi harga barang apabila aktivitas pengiriman dan transportasi mengalami hambatan.
"Ini kebutuhan dasar masyarakat. Kami tunggu langkah cepat dari Pemko Binjai," pungkas Hadyan.
DPD AMPI Kota Binjai berharap pemerintah daerah segera memberikan kepastian mengenai kondisi pasokan BBM serta mengambil langkah agar distribusi kembali berjalan normal.
Hingga berita ini diturunkan, Pemerintah Kota Binjai belum menyampaikan keterangan resmi terkait langkah penanganan kelangkaan BBM tersebut.* (ad)
MEDAN Sebanyak 10 anggota Satuan Brimob Polda Sumatera Utara (Sumut) diberhentikan tidak dengan hormat (PTDH) setelah terbukti melakukan p
PERISTIWA
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto memaparkan sejumlah capaian pemerintahannya saat membuka Muktamar ke35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok P
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto menilai kedekatan pemerintah dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah penting untuk menjaga keamanan
NASIONAL
JOMBANG Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penghormatan kepada para ulama, kiai dan santri atas kontribusi mereka dalam menjaga kemerd
NASIONAL
JAKARTA Komisi XI DPR RI menyetujui Destry Damayanti sebagai calon Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 20262031. Keputusan tersebut diam
NASIONAL
MEDAN Pengadilan Tinggi (PT) Medan memutar rekaman kamera pengawas atau CCTV dalam pemeriksaan perkara banding terdakwa David Chandra terk
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN RSUD Drs. H. Amri Tambunan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, berhasil melaksanakan operasi coiling aneurisma perdana pada pas
KESEHATAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan mendukung percepatan pendaftaran dan sertifikasi tanah wakaf untuk memberikan kepastian hukum sekaligus melind
PEMERINTAHAN
MEDAN Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Utara memperketat pemantauan harga dan pasokan pangan setelah harga daging ayam ras
EKONOMI
MEDAN Sebanyak 5.654 atlet telah terdaftar untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) XII Tahun 2026. Ajang olahra
OLAHRAGA