BREAKING NEWS
Jumat, 14 Agustus 2026

Ketegangan Selat Hormuz Berlanjut, Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.877 Jelang Data Inflasi AS

Administrator - Rabu, 12 Agustus 2026 16:35 WIB
Ketegangan Selat Hormuz Berlanjut, Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.877 Jelang Data Inflasi AS
ilustrasi - Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (12/8/2026). (Foto: MI/Usman Iskandar)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Jumlah tersebut setara dengan rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 41,26 persen. Utang pemerintah terdiri atas penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp8.966,79 triliun dan pinjaman Rp1.326,90 triliun.

Investor Tunggu Hasil Review MSCI

Sentimen lain yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah hasil August 2026 Index Review dari MSCI yang akan diumumkan pada Kamis dini hari waktu Indonesia.

Berdasarkan jadwal, hasil review akan dipublikasikan sekitar pukul 04.00 WIB pada 13 Agustus 2026. Sementara perubahan indeks akan diterapkan setelah penutupan perdagangan 31 Agustus dan efektif mulai 1 September 2026.

Investor perlu membedakan waktu pengumuman hasil review dengan waktu implementasi perubahan indeks. Reaksi pasar dapat muncul segera setelah pengumuman, sementara penyesuaian dana berbasis indeks biasanya lebih terasa menjelang tanggal implementasi.

Dengan berbagai sentimen tersebut, Ibrahim memperkirakan rupiah masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan berikutnya.

Rupiah diproyeksikan berpotensi menguat dan bergerak dalam rentang Rp17.870-Rp17.940 per dolar AS.* (oz/dh)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Selat Hormuz Memanas, Rupiah Tertekan di Rp17.860 per Dolar AS
Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Bikin Rupiah Melemah ke Rp17.861
Rupiah Kembali Melemah ke Rp17.797, Jadi Salah Satu Mata Uang Asia yang Tertekan
Destry Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Rupiah Diprediksi Makin Menguat
Rupiah Menguat ke Rp17.755, Sentimen BI hingga Data Inflasi AS Jadi Sorotan
Rupiah Menguat 0,26 Persen ke Rp17.844 per Dolar AS di Awal Pekan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru