BREAKING NEWS
Rabu, 08 Juli 2026

Polisi Kejar DPO Kasus Penembakan Pria Bertato di Depan Pasar Mawar Bogor

Redaksi - Selasa, 04 Februari 2025 20:37 WIB
Polisi Kejar DPO Kasus Penembakan Pria Bertato di Depan Pasar Mawar Bogor
Polisi menangkap empat orang pelaku penembakan terhadap pria paruh baya di depan Pasar Mawar, Kota Bogor.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
BOGOR - Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo mengungkapkan bahwa dua orang berinisial FY alias D dan H yang merupakan daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus penembakan pria bertato di depan Pasar Mawar, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bogor, kini sedang dikejar oleh tim gabungan."Untuk saat ini jajaran tim kami gabungan Ditreskrimum Polda Jabar, Polres Bogor dan Polresta Bogor Kota masih melakukan pengejaran terhadap DPO lainnya yaitu inisial D dan H. Ini lagi dicari, hunting.

Mohon doanya mudah-mudahan segera terungkap," ujar Kombes Eko, Selasa (4/2/2025). Diduga Sebagai Aktor Intelektual Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi menambahkan bahwa salah satu DPO, yaitu D, diduga merupakan aktor intelektual dalam kasus ini. D diduga yang memerintahkan Bambang Hamid, tersangka utama, untuk menembak korban.

"Ada dugaan bahwa DPO ini adalah aktor intelektualnya, kita masih dalami kembali. Tetapi keterangan dari saksi-saksi sudah ada yang mengarah ke arah situ," ujar Aji Riznaldi. Empat Pelaku Sudah Ditangkap Sebelumnya, empat pelaku penembakan yang menewaskan pria bertato tersebut sudah ditangkap oleh polisi.

Keempat pelaku tersebut adalah Bambang Hamid sebagai pelaku utama penembakan, serta tiga orang lainnya yakni Muhamad Renmaur alias Onger, Nikson Yason alias Niko, dan Toni Lakonda. Polisi juga berhasil menyita sejumlah barang bukti yang terkait dengan penembakan tersebut, termasuk pistol yang digunakan pelaku, satu buah HP warna ungu yang diduga tergores bekas tembakan, tiga butir selongsong peluru ukuran 9 milimeter, peluru ukuran 9 milimeter, dan satu proyektil peluru yang bersarang di paha kiri korban.

Barang bukti lainnya yang disita ialah satu pucuk senjata warna hitam dan satu tas selempang warna merah yang digunakan untuk menyimpan senjata api. Polisi kini terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam kasus penembakan ini dan mempercepat pengejaran terhadap D dan H yang masih buron.

(dc/christie)

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru