Hasto Sentil Jokowi: Jangan Sekadar Blusukan, Rakyat Butuh Pertanggungjawaban
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menanggapi aktivitas Presiden ke7 RI, Joko Widodo, yang belakanga
POLITIK
LABUHANBATU -Seorang personel Polres Labuhanbatu, Aiptu Riswan Siregar, diduga menerima sejumlah uang dari bandar narkoba, Endar Muda Siregar.
Uang yang diterima Aiptu Riswan tersebut berkisar antara Rp 600 ribu hingga Rp 900 ribu setiap minggu, yang digunakan untuk menggaji kuli bangunan yang bekerja di tempat usaha miliknya yang sedang direnovasi.
Penyelidikan ini terungkap setelah pengakuan Endar Muda Siregar yang menyebutkan telah memberikan uang setoran sebesar Rp 160 juta per bulan kepada aparat kepolisian di Polres Labuhanbatu.
Namun, meski sudah ada dugaan penerimaan uang haram oleh Aiptu Riswan, hingga kini ia belum ditahan atau ditempatkan dalam penahanan khusus (Patsus).
Kasubbid Penmas Polda Sumut, Kompol Siti Rohani Tampubolon, menjelaskan bahwa meski telah ada pemeriksaan terhadap beberapa personel Polres Labuhanbatu, termasuk Kapolres AKBP Benhard dan Kasat Narkoba, hasilnya belum ditemukan bukti yang cukup untuk memproses lebih lanjut.
"Untuk anggotanya tidak dipatsus ya," kata Kompol Siti dalam konferensi pers, Rabu (12/3/2025).
Selain itu, Plt Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Yudhi Pinem, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan terhadap riwayat transaksi yang melibatkan Aiptu Riswan, Endar Muda Siregar, dan beberapa personel Polres Labuhanbatu tidak ditemukan bukti pengiriman uang.
Meski demikian, penyelidikan terhadap kasus ini tidak akan berhenti, dan jika ditemukan bukti baru, akan ada langkah lanjutan untuk menindaklanjuti kasus tersebut.
Dalam sebuah video yang viral pada akhir Januari 2025, Endar Muda Siregar membeberkan rincian uang setoran yang diberikan kepada polisi di Polres Labuhanbatu.
Dalam pengakuannya, Endar mengatakan bahwa uang sebesar Rp 160 juta dibagikan kepada beberapa anggota Satuan Narkoba Polres Labuhanbatu, dengan rincian Rp 80 juta untuk Kasat Narkoba, Rp 20 juta untuk Kanit, dan Rp 8 juta untuk setiap anggota tim narkoba.
Meskipun saat ini belum ada penahanan atau tindakan lebih lanjut terhadap personel terkait, Polda Sumut berjanji untuk terus mengusut tuntas dugaan keterlibatan oknum polisi dalam jaringan narkoba ini.
(tb/a)
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menanggapi aktivitas Presiden ke7 RI, Joko Widodo, yang belakanga
POLITIK
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan segera melakukan penahanan terhadap dua tersangka baru dalam kasus dugaan kor
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menilai kondisi perekonomian Indonesia saat ini menghadapi tantangan seri
EKONOMI
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa nilainilai Pancasila harus menjadi pedoman nyata dalam setiap pelayan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah tengah menjalankan strategi transformasi nasional yang berpijak pada nilai
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kekayaan sumber daya alam Indonesia harus dikelola untuk sebesarbesarnya kemakmuran
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh jajaran pemerintahan menjadikan peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 sebagai momentum
EKONOMI
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyatakan partainya mengkhawatirkan menguatnya gejala militerisme dalam
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa prinsip ekonomi Indonesia berlandaskan pada ekonomi Pancasila yang berorientasi pada
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Pancasila merupakan pegangan utama bangsa Indonesia di tengah dinamika global yang se
NASIONAL